Selasa, September 27, 2022
BerandaBerita TerbaruNiat Zakat Fitrah, Waktu, Cara Membayar, hingga Keutamaannya

Niat Zakat Fitrah, Waktu, Cara Membayar, hingga Keutamaannya

Niat zakat fitrah baik bacaan maupun artinya penting untuk kita ketahui sebelum menunaikan amalan ini. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim.

Tanpa terkecuali, baik itu individu muslim pria, wanita, dewasa, anak-anak, merdeka, maupun hamba sahaya. Bahkan, bayi yang baru saja lahir di akhir bulan Ramadan wajib membayar zakat.

Baca juga: Manfaat Zakat Mal untuk Membersihkan Harta dan Membantu Sesama

Meskipun hukum membayar zakat fitrah ini wajib, tidak semua memiliki kewajiban untuk menanggungnya sendiri. Misalnya saja, seorang ayah memiliki kewajiban untuk menanggung zakat fitrah anak-anaknya.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri maupun Keluarga

Tidak hanya sebagai kewajiban saja, zakat fitrah ini juga untuk berbagi. Sehingga, fakir miskin memiliki kesempatan untuk merasakan kebahagian di hari Raya Idul Fitri.

Niat untuk mengamalkan amalan ini tidak hanya soal hati yang ikhlas saja. Melainkan juga kita tunjukkan dengan melafalkan doa dan menegaskannya dalam perbuatan.

Berikut ini merupakan niat zakat fitrah bagi diri sendiri maupun keluarga. Mulai dari bacaan beserta dengan artinya.

Nawaitu an uhrija zakaatal al fithri anni wa an jami’i maa yalzimuni nafqu tuhun syar an fardhol lillahi ta’ala.”

Artinya adalah “Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah ini untuk diriku sendiri dan seluruh orang, nafkahnya menjadi tanggungan diriku fardhu karena Allah Taala.”

Waktu Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah boleh kita keluarkan pada awal atau hari menjelang Idul Fitri. Berdasarkan pendapat Imam Syafi’i, kita boleh membayar zakat sejak permulaan bulan puasa Ramadan.

Sedangkan menurut Imam Malik dan Ahmad, membayar zakat fitrah boleh kita lakukan satu hari atau dua hari sebelum hari Raya Idul Fitri.

Sementara untuk waktu wajibnya, yakni saat matahari terbenam pada malam hari Raya Idul Fitri. Waktu sunnah untuk mengeluarkan zakat fitrah yakni saat setelah salat subuh sebelum tiba salat Idul Fitri.

Selain waktu wajib dan sunnah, ada pula waktu yang mubah dan makruh dalam membayar zakat fitrah. Waktu mubah mengeluarkan zakat fitrah saat awal bulan sampai dengan hari terakhir bulan Ramadan.

Baca juga: Aplikasi Bayar Zakat Online, Praktis dan Mudah dengan Fitur Lengkap

Sedangkan waktu makruh, mengeluarkan zakat saat setelah Idul Fitri atau sebelum terbenamnya matahari menjelang hari raya Idul Fitri.

Cara Membayar Zakat

Niat zakat fitrah juga dibarengi dengan tata cara membayarnya yang baik dan benar. Dengan kata lain, zakat fitrah harus sesuai dengan metode atau tata cara menurut Islam.

Ada dua metode yang bisa kita gunakan, pertama adalah dengan memberikan makanan pokok yang biasa kita konsumsi setiap hari. Sebagai contoh, beras dengan berat 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwanya.

Jenis makanan pokok ini harus memiliki kualitas yang baik. Sesuai dengan bahan pangan yang layak dikonsumsi.

Metode lainnya yakni dengan membayar sejumlah uang. Nilai dari uang tersebut setara dengan harga 2,5 kilogram beras atau 3,5 liter.

Keutamaan Membayar Zakat

Jika niat zakat fitrah yang kita miliki semata-mata untuk mengharapkan ridho Allah Ta’ala, maka banyak keutamaannya.

Apa sajakah itu? Berikut ini adalah keutamaan membayar zakat fitrah.

1. Semakin Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Harta yang kita keluarkan untuk sesama tidak akan membuat kita kehilangan kebahagiaan sedikitpun. Bahkan, Allah akan menggantinya dengan keberkahan, baik hidup di dunia maupun akhirat.

Mungkin Allah belum membalas kebaikan kita sekarang. Namun, suatu saat Allah akan memberikan balasan yang luar biasa untuk harta yang sudah kita keluarkan.

2. Hati Menjadi Lebih Tenang Karena dapat Membantu Orang Lain

Zakat fitrah melatih setiap umat muslim untuk memiliki keikhlasan. Seseorang yang memiliki keikhlasan hati makan tidak akan pernah ada paksaan maupun pamrih. Terutama dalam membayar zakat.

Baca juga: Zakat pada Zaman Rasulullah SAW Dikelola oleh Lembaga Pemerintahan

Bila kita memiliki niat yang tulus dalam membayar zakat maka ketenangan hati dan jiwa akan datang. Apalagi, kita juga berupaya untuk meringankan beban orang lain.

Mengingat hukum zakat fitrah adalah wajib dan besar keutamaannya, maka jangan sampai terlupa. Di akhir Ramadan tahun ini setidaknya kita belajar untuk membayar zakat fitrah terbaik.

Tak kalah penting untuk mengamalkan niat zakat fitrah sebagai bentuk kesungguhan hati kita kepada Allah. Dengan menunaikan kewajiban, maka Allah akan memperlancar semua urusan. (R10/HR-Online)