Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita BanjarPergi Tarawih, Seorang Remaja Perempuan di Kota Banjar Hilang

Pergi Tarawih, Seorang Remaja Perempuan di Kota Banjar Hilang

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Seorang remaja perempuan bernama Rafni (20), warga Dusun Tundagan, RT 20/6, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat hilang.

Remaja berusia 20 tahun tersebut hilang pada Rabu (6/4/2022) sekitar pukul 19.30 WIB, setelah pergi ke mushola untuk shalat tarawih. Sampai saat ini Rafni masih belum ditemukan.

Orang tua korban, Jumadi (52) mengatakan, waktu itu anaknya pergi bersama tetangganya yang lain pergi ke mushola tak jauh dari rumahnya, untuk melaksanakan shalat tarawih.

Baca Juga : Dugaan Manipulasi Data Vaksin, Polres Banjar Akui Ada Salah Input

Akan tetapi, setelah tarawih selesai, anaknya belum pulang ke rumah. Ditunggu sampai malam hari juga tidak ada dan sampai sekarang belum pulang.

Lebih lanjut Jumadi mengatakan, Rafni ketika akan pulang dari mushola memang sempat bilang sama yang lain, katanya mau mampir dulu ke rumah neneknya. Namun setelah itu remaja perempuan ini tidak ada kabarnya lagi.

“Berangkatnya sama tetangga juga. Cuma katanya sebelum pulang mau mampir ke rumah neneknya, tapi sampai sekarang belum pulang,” kata Jumadi kepada HR Online, Jumat (8/4/2022).

Lanjutnya, keluarga sudah berusaha mencari keberadaan Rafni dengan menanyakan ke saudara, tetangga dan teman korban, namun belum membuahkan hasil.

Keluarga, kata Jumadi, tidak menyangka karena sebelum maghrib anaknya masih masak di rumah bersama ibunya. Bahkan, waktu buka puasa juga bareng-bareng sama keluarga.

Selain itu, selama ini yang ia tahu anaknya tidak memiliki masalah, jarang keluar rumah dan kondisinya juga sehat (tidak memiliki gangguan).

“Saya nggak nyangka soalnya waktu mau magrib juga masak bikin comro di rumah. Buka puasa juga bareng. Jadi nggak ada masalah apa-apa,” ujar Jumadi.

Ciri-ciri Remaja Perempuan di Kota Banjar Hilang Pulang Tarawih

Lebih lanjut ia mengatakan, saat pergi anaknya mengenakannya kaos kuning, celana panjang dan membawa mukena.

Kemudian, anak remaja perempuannya juga memiliki ciri-ciri rambut lurus sebahu dan kulit sawo matang.

Saat ini, kata Jumadi, ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, dan meminta bantuan kepada warga yang lain untuk mencari keberadaan anaknya.

“Kemarin sudah lapor ke Polsek. Sama keluarga dan warga yang lain juga masih melakukan pencarian. Semoga cepat ketemu,” harapnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -