Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita TerbaruSimbiosis dalam Ekosistem, Berikut Jenis, Penjelasan, dan Contohnya!

Simbiosis dalam Ekosistem, Berikut Jenis, Penjelasan, dan Contohnya!

Simbiosis dalam ekosistem merupakan hubungan atau interaksi yang terjadi antar makhluk hidup.

Sedangkan ekosistem sendiri merupakan komponen yang terdiri dari lingkungan fisik, organisme hidup, dan semua hubungan yang terdapat timbal balik di dalamnya. Hubungan atau simbiosis tersebut dapat bersifat menguntungkan maupun merugikan.

Terdapat beberapa jenis simbiosis yang terjadi di lingkup ekosistem. Berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: Pengertian Simbiosis Mutualisme Jenis, dan Contoh

Jenis-Jenis Simbiosis dalam Ekosistem

Melansir dari National Geographic, simbiosis merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan hubungan atau interaksi antara dua organisme yang berbeda.

Jenis simbiosis juga akan bergantung pada manfaat apa yang salah satu atau kedua organisme tersebut dapatkan.

Simbiosis Mutualisme

Jenis simbiosis pertama adalah simbiosis mutualisme. Simbiosis ini adalah hubungan yang terjadi antara organisme dari dua spesies berbeda dan keduanya merasa saling untung.

Simbiosis mutualisme paling mungkin terjadi di antara organisme yang memiliki kebutuhan berbeda. Berikut ini contohnya:

  • Sapi dan bakteri rumen pada saluran pencernaan yang membantu proses mencerna tanaman.
  • Hubungan antara tanaman polong-polongan dan bakteri pengikat nitrogen.

Simbiosis Parasitisme

Pada jenis kedua terdapat simbiosis parasitisme. Jenis simbiosis ini memiliki arti sebagai hubungan yang terjadi antara dua organisme yang hanya akan menguntungkan salah satu pihak.

Sedangkan pihak lain akan merasa rugi akibat simbiosis ini. Namun, simbiosis parasitisme ini tidak sampai menyebabkan kematian organisme inangnya.

Contoh dari simbiosis parasitisme:

  • Hiperparasitisme, contohnya seperti protozoa yang berkembang di saluran pencernaan kutu tubuh anjing.
  • Ektoparasit, contohnya seperti lintah dan kutu yang hidup di permukaan inang tetapi umumnya tidak menyebabkan penyakit pada inangnya.
  • Endoparasit, seperti halnya virus dan bakteri yang bersifat interseluler dan intraseluler.

Baca Juga: Contoh Simbiosis Parasitisme Dalam Kehidupan dan Penjelasannya

Simbiosis Amensalisme

Jenis simbiosis dalam ekosistem selanjutnya adalah amensalisme. Simbiosis ini merupakan hubungan organisme dari dua spesies berbeda yang salah satunya merugi tetapi yang lainnya tidak akan terpengaruh.

Simbiosis amensalisme terbagi menjadi dua, yaitu kompetisi dan antibiosis. Kompetisi akan terjadi apabila organisme yang lebih besar atau kuat mengeluarkan organisme lebih kecil dari ruang hidup atau menghilangkan makanannya.

Sedangkan antibiosis terjadi jika suatu organisme tidak terpengaruh, namun yang lain akan rusak atau terbunuh oleh suatu ekskresi kimia.

Contoh dari simbiosis ini adalah jamur roti Penicillium Sp yang mengeluarkan sekresi pinisilin untuk memerangi infeksi akibat bakteri tertentu.

Baca Juga: Cara Hidup Protozoa Sangat Unik, Bagaimana Ciri-Cirinya?

Simbiosis Komensalisme

Terakhir ada simbiosis komensalisme yang merupakan hubungan dua spesies berbeda yang mana salah satunya akan menerima manfaat dan yang lain tidak dirugikan maupun untung.

Spesies yang mendapat manfaat biasanya memperoleh nutrisi serta tempat dari spesies inang yang tidak terpengaruh. Pada dasarnya, organisme inang tidak berubah akibat adanya interaksi.

Sementara itu, spesies lain dapat memperlihatkan adaptasi morfologi yang besar. Contoh simbiosis dalam ekosistem ini adalah kutu maupun lalat pemakan bulu burung dan pemakan serpihan kulit manusia yang terkelupas dan bulu di tubuh burung. (R10/HR-Online)