Senin, September 26, 2022
BerandaBerita TerbaruTanda Diterimanya Amal Ramadan, Ketahui Jangan Sampai Merugi

Tanda Diterimanya Amal Ramadan, Ketahui Jangan Sampai Merugi

Tanda diterimanya amal Ramadan, apakah Anda sudah mengetahuinya? Lalu apa saja tanda-tandanya?

Kita tahu bahwasanya bulan Ramadan itu merupakan salah satu bulan yang penuh dengan keberkahan.

Oleh karena itu, banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk melakukan berbagai amal kebaikan. Mulai dari berpuasa sebulan penuh, membaca Al Quran, melaksanakan salat malam, serta berinfak.

Harapannya, semua amalan yang kita lakukan di bulan puasa tersebut akan Allah SWT terima. Maka dengan begitu, kita juga akan mendapatkan balasan berupa pahala yang sangat besar.

Baca juga: Salat Subuh di Bulan Ramadan, Didoakan oleh Nabi Muhammad SAW

Seperti ajaran Islam yang menjelaskan bahwa ketika puasa itu, segala hal yang kita lakukan akan bernilai ibadah. Bahkan tidur sekalipun akan bernilai ibadah.

Namun dalam hal itu, kita tidak bisa ataupun tidak boleh terlalu percaya diri. Selain itu, kita juga tidak boleh terlalu yakin bahwa amalan yang kita lakukan di bulan puasa sudah pasti akan Allah SWT terima.

Apapun amalan yang kita lakukan, jangan pernah menyambungkan hal tersebut kepada orang lain. Sebab kita belum tahu apakah Allah akan menerimanya atau tidak.

Ketahui Tanda Diterimanya Amal Ramadan

Jangan sampai kita sudah percaya diri tapi amalan yang kita lakukan ternyata tidak Allah SWT terima. Apabila kita bisa mengetahui akan hal tersebut, pastinya kita akan merasa kecewa dan sedih.

Tidak hanya itu saja, bahkan kita juga akan bertanya kepada diri sendiri apa yang menjadi penghalang dan kenapa Allah tidak mau menerima amalan yang kita lakukan.

Padahal tempat sebaik-baik berharap hanya kepada Allah SWT. Mengenai hal ini, Islam juga mempunyai sebuah kisah yang singkat.

Kisah tersebut bisa kita lihat dari kisahnya ayah para nabi. Sebagai seorang nabi, pastinya Nabi Ibrahim itu mempunyai tugas untuk mendakwahkan tauhid.

Suatu hari Allah memerintahkan kepada Ibrahim untuk membangun Ka’bah rumah Allah yang sangat mulia.

Meskipun ia seorang nabi, tetapi Ibrahim masih terus berdoa dan berharap kepada Allah SWT.

Seperti hal yang terdapat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 127 yang artinya adalah “Ya Allah Terimalah amalan kami. Sungguh Engkau Allah yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

Sebagai seorang manusia biasa yang bukan nabi dan tidak pernah mendapatkan wahyu dari Allah, tentunya kita juga lebih layak untuk memohon serta berdoa kepada Allah supaya menerima amal kita.

Menghindari Perbuatan Dosa

Untuk tanda amal Ramadan Allah SWT terima, kita berusaha menjadi pribadi yang menghindari perbuatan dosa.

Baca juga: Sejarah Puasa Ramadan, Sudah Ada Sebelum Zaman Nabi Muhammad

Apabila sebelum datangnya bulan penuh kemuliaan tersebut seseorang sering melakukan dosa, setelah melewati bulan Ramadan ia akan menjadi sosok yang takut untuk melakukan dosa.

Memperbaiki Ibadah

Kemudian tanda diterimanya amal Ramadan yang kedua adalah adanya perbaikan ataupun perubahan ibadah dalam diri seseorang tersebut. Perlu Anda ketahui juga bahwa pertanda ini juga bisa terlihat oleh orang lain.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa dalam 1 tahun itu kita hanya melewati Ramadan satu kali saja.

Maka sudah seharusnya, kita memanfaatkan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan tersebut dengan semaksimal mungkin. Contohnya adalah apabila sebelum datangnya bulan mulia tersebut seseorang tidak pernah ataupun jarang pergi ke masjid.

Maka sesudah datangnya bulan Ramadan tersebut, ia menjadi lebih sering ke masjid untuk melaksanakan ibadah salat ataupun mendekatkan diri kepada Allah.

Menjalankan Ibadah Puasa

Setiap pertemuan akan ada pisah. Ya, sama seperti halnya bulan suci ini. Kita akan bertemu bulan tersebut, namun kita juga akan berpisah pula.

Benar kita akan melepas masa-masa Ramadan ketika tanggal satu Syawal. Namun tanda diterimanya amal Ramadan kita meskipun sudah berpisah dengan bulan tersebut kita masih melanjutkan untuk mengamalkan ibadah puasa sunnah.

Jadi, dengan kata lain kita Istiqomah meskipun menjalankan ibadah puasa sunnah setelah Ramadan. Ibnu Rajab Al Hambali juga mengatakan, membiasakan puasa setelah melaksanakan puasa wajib merupakan pertanda Allah SWT menerima amal puasa ketika Ramadan.

Sungguh Allah itu apabila menerima amalan seorang hamba, Allah akan memberinya Taufik untuk melakukan amal shaleh setelahnya.

Tidak Membedakan dengan Bulan Lainnya

Selain itu, meskipun Ramadan sudah berlalu, namun kita tidak membedakan bulan tersebut dengan bulan Islam lainnya. Hal yang demikian itu juga merupakan pertanda jika Amalan kita Allah SWT terima.

Baca juga: Puasa Tapi Tidak Salat, Bagaimana Hukumnya?

Biasanya selama bulan puasa seseorang itu akan memperbanyak melakukan ibadah dan mengamalkan amalan baik.

Tetapi umumnya juga, seseorang itu setelah bulan puasa berlalu maka akan usai pula ibadah serta amal baiknya. Atau lebih tepatnya justru keimanannya itu semakin menurun. Sesungguhnya orang yang sholeh itu yang beribadah dengan sungguh-sungguh sepanjang tahun.

Apabila tanda diterimanya Amal Ramadan tersebut terjadi pada diri Anda, maka Allah benar-benar menerima amalan yang sudah anda lakukan. Dengan catatan beserta niat yang ikhlas dan hanya mengharap balasan serta Ridho dari Allah SWT. (R10/HR-Online)