Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita TerbaruFungsi Bearing Motor Lengkap dengan Jenis dan Ukurannya

Fungsi Bearing Motor Lengkap dengan Jenis dan Ukurannya

Fungsi bearing motor cukup penting dan Anda wajib tahu. Keberadaan komponen tersebut berpengaruh terhadap kinerja komponen lainnya. Ada banyak sekali komponen sepeda motor yang memiliki peran penting.

Salah satunya yaitu bearing. Sebagai pemilik kendaraan Anda perlu tahu apa saja komponen yang berperan penting dan fungsinya. Pemakaian bearing motor terdapat pada bagian roda motor.

Selain itu, juga terdapat pada crankshaft atau kopling motor. Namun juga ada beberapa bagian lainnya yang memiliki rotasi linear.

Bearing motor memiliki perbedaan pada setiap tipe kendaraan. Termasuk jenis bearing itu sendiri. Bagi Anda yang belum tahu tentang bearing motor simak penjelasan dan fungsinya.

Baca Juga: Penyebab Bearing Motor Listrik Rusak Mengurangi Kinerja Komponen

Fungsi Bearing Motor yang Cukup Penting

Bearing motor atau biasa dikenal dengan laher, menjadi salah satu komponen yang memiliki peran penting. Sehingga membantu kinerja roda semakin maksimal.

Dengan adanya bearing kendaraan dapat melaju tanpa terhambat sedikitpun. Komponen tersebut memiliki bentuk bundar yang memiliki kinerja cukup sederhana. Meski terlihat sepele, namun memiliki fungsi yang beragam.

Seperti yang sudah dijelaskan sejak awal, jika bearing tidak hanya berada di area roda saja. Namun komponen ini juga terletak pada beberapa bagian lainnya.

Semua bearing motor memiliki ukuran dan jenis yang tidak sama. Fungsi bearing motor sendiri menjadi menggeser bagian dalam dan luar. Penghubung antara komponen bergerak dengan yang diam.

Sehingga keduanya dapat berfungsi dengan perhitungan yang tepat. Misalnya saja pada as roda dan rodanya. Komponen yang satu ini berbentuk bundar dengan tengahnya terdapat pelor atau baja berbentuk seperti bola dengan ukuran kecil.

Baca Juga: Ukuran Bearing Motor, Berbeda Pada Setiap Jenis Kendaraan

Jenis Bearing Motor

Selain memiliki fungsi yang penting, bearing motor juga memiliki berbagai jenis komponen. Adapun beberapa jenis dari komponen tersebut antara lain:

Ball Bearing

Jenis bearing yang pertama ini berbentuk bola atau lingkaran secara penuh. Perannya untuk menahan beban radial load secara optimal saat motor dikendarai. Bantalan bola bearing yang satu ini merupakan salah satu yang cukup banyak Anda temukan karena serbaguna.

Ball Thrust Bearing

Fungsi bearing motor memang cukup banyak. Namun jenis yang satu ini memiliki bentuk berbeda. Ball thrust bearing memiliki bentuk silinder, namun adanya lapisan khusus yang tidak ada pada jenis lainnya.

Selain itu, fungsi dari bearing tersebut diaplikasikan pada poros motor yang membutuhkan putaran dengan kecepatan rendah.

Barrel Roller Bearing

Jenis bearing yang ketiga ini juga memiliki bentuk yang tidak sama. Namun untuk fungsinya masih sama. Jenis bearing ini memiliki gelindingan seperti pipa yang terbuat dari baja.

Cara kerjanya yaitu sebagai media untuk menghubungkan antara komponen bergerak dan diam sama seperti fungsi bearing pada umumnya. Untuk bisa mengetahui peran penting dari komponen tersebut, Anda perlu mengenal jauh apa saja jenis bearing motor.

Cylinder Roller Bearing

Komponen yang satu ini memiliki peran yang sama. Sama seperti fungsi bearing motor pada umumnya. Komponen ini memiliki gelindingan seperti silinder terbuat dari baja. Sehingga dapat bekerja secara optimal.

Taper Roller Bearing

Jenis bearing yang satu ini merupakan sebuah bantalan gelinding dengan bentuk seperti media kerucut. Dalam komponen tersebut terdapat taper roller dengan bentuk silinder. Cara kerja komponen tersebut juga menjadi penghubung antar komponen diam dan bergerak.

Baca Juga: Tanda Bearing Motor Rusak, Penyebab dan Penanggulangannya

Magnetic Bearing

Magnetic bearing secara tampilannya jenis ini tampak berbeda. Hadir dengan bentuk silinder yang bagian dalamnya memiliki spesifikasi khusus.

Cara kerjanya menggunakan medan magnet agar dapat bekerja secara optimal. Adapun fungsi dari magnetic bearing lebih canggih daripada jenis lainnya. Hal ini karena adanya medan magnet pada komponen.

Bahkan menariknya lagi fungsi bearing motor ini mampu bekerja pada segala sisi saat sudah terpasang pada sepeda motor. Karena fungsinya yang cukup penting, sudah pasti pemasangannya tidak bisa sembarangan.

Ukuran Bearing Motor

Bearing motor memiliki ukuran yang berbeda. Cara untuk melihat ukurannya bisa Anda lihat melalui kode yang terdapat pada komponen. Kode tersebut biasanya terdiri dari 4 digit yang memiliki artian berbeda.

Untuk angka pertama menunjukkan tipe bearing. Sedangkan untuk urutan kedua menunjukkan ketebalan.

Untuk dua angka selanjutnya menandakan lebar diameter yang ada pada komponen bearing. Dengan mengetahui kode dan jenisnya tentu fungsi bearing motor akan maksimal. (R10/HR-Online)