Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita BisnisHarga Saham BUKA Rebound Justru Investor Bukalapak Menurun

Harga Saham BUKA Rebound Justru Investor Bukalapak Menurun

Harga saham BUKA rebound justru membuat sejumlah investor saham Bukalapak menyusut. Banyak investor yang memanfaatkan beberapa masalah.

Seperti halnya saham PT Bukalapak.com Tbk, justru ribuan investor memanfaatkannya untuk melepas kepemilikan saham BUKA. Hal ini juga tampak dari jumlah investor BUKA yang mengalami penurunan.

Penurunan justru berbanding terbalik yang telah berlangsung pada bulan Maret 2022 kemarin. Masih ada 11 hari terakhir yang mengalami koreksi internet secara terus-menerus.

Hanya saja untuk investor akan terasa sesak jika saham IPO Anda lakukan saat ini. Bagi investor yang membeli saham IPO dan ketahuan emiten teknologi terus-menerus, tidak mau melepas saham BUKA begitu saja.

Dengan pergerakannya yang masih jauh, saham unicorn pertama akan menyangkut ARB (Auto Reject Bawah). Namun sayangnya masih dalam kondisi buruk sekalipun.

Baca Juga: Saham Sektor Infrastruktur Koreksi, Investor Asing Memborongnya

Harga Saham BUKA Rebound Saat Ini

Saham menjadi salah satu emiten yang banyak dipilih karena keuntungannya yang tinggi. Meski demikian, risiko timbulnya kerugian juga tidak kalah besar.

Namun dengan Anda tahu cara melakukan penanaman saham akan membantu menjalankannya secara tepat. Bahkan bisa memperoleh keuntungan sesuai batas waktu yang Anda inginkan.

Pergerakan saham Bukalapak menurun seperti yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia beberapa waktu lalu. Saham emiten dengan nama BUKA ini terus melemah dari 850 dan bertengger pada posisi 350.

Adanya hal ini membuat pelaku pasar atau investor harus bisa lebih jeli dalam merespon saham BUKA. Daya saing saham BUKA pada sektor marketplace akan ikut menurun.

Apalagi pihak pemerintah sudah mulai memberlakukan perubahan strategi untuk dapat mengembangkan ekosistem Mitra.

Baca Juga: Greenshoe dalam Saham GOTO Habis, Harga Sahamnya Turun Drastis

Persaingan E-commerce BUKA

Persaingan untuk pasar industri memang jauh sangat ketat. Apalagi dengan adanya potensi pertumbuhan yang cukup pesat.

Proyeksi nilai harga saham BUKA rebound masih saja cukup tinggi. Nilai proyeksinya kurang lebih 83 miliar.

BUKA sendiri merupakan pionir industri e-commerce Indonesia. Bahkan e-commerce menjadi salah satu yang cukup memiliki banyak pemain yang terlibat pada industri tersebut.

Ada dua pemain yang dominan yaitu Shopee dan Tokopedia. Meski BUKA menjadi pionirnya masyarakat Indonesia, namun tetap menyediakan kontribusi terbesar TPV BUKA.

Sayangnya untuk saat ini investasi yang dulunya terbakar bisa menurun.

Baca Juga: Risiko Menabung Saham, Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini!

Pengembangan Bisnis BUKA Melalui Mitra

Karena harga saham BUKA rebound, investor mengubah nasibnya dengan mengatur strategi dan fokus pada satu pengembangan. Pengembangan tersebut diproyeksikan melalui segmen mitra.

Bahkan dengan adanya sumbangan dari TPV BUKA datang dari segmen Mitra. Hal ini akan bekerja dengan baik dan menurut perkiraan akan berlanjut.

Perkiraan sumbangan TPV sebesar Rp 85,2 triliun atau sekitar 53% dari total keseluruhan.

Sehingga berpengaruh terhadap harga saham BUKA rebound itu sendiri. Dari kondisi ini pihak yang bersangkutan menginginkan adanya perubahan pada saham BUKA. (R10/HR-Online)