Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita PangandaranKetua IPSI Pangandaran Motivasi Para Pesilat Muda

Ketua IPSI Pangandaran Motivasi Para Pesilat Muda

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pangandaran, Jabar, melakukan kunjungan ke Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PP SMI), yang ada di Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar.

Ketua IPSI Kabupaten Pangandaran Usep Ependi mengatakan, silaturahmi atau kunjungan ke perguruan silat merupakan agenda rutin IPSI.

Tujuannya yakni memotivasi dan menanamkan nilai- nilai luhur para sesepuh, agar mengalir ke anak- anak bangsa khususnya para pesilat yang bernaung dibawah organisasi IPSI.

“Selain itu diharapkan para pesilat bisa merawat budaya, tradisi, membangun karakter bangsa dan tentunya terus meraih prestasi,” ujarnya Kamis (26/05/2022).

Baca juga: Hujan Deras, Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah Warga Pangandaran

Pihaknya mengapresiasi apa yang telah diraih PP SMI, dimana banyak dari anak didiknya yang meraih sukses di berbagai turnamen, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.

“Hasil pembinaan PP SMI sejauh ini sangat luar biasa, dan sudah dibuktikan mereka banyak meraih juara di beberapa turnamen,” paparnya.

Semua itu tentu berkat dukungan berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah setempat, dukungan orang tua dan tentunya dorongan dari pihak sekolah.

“Mudah mudahan kedepan lebih banyak lagi yang termotivasi dan bergabung di IPSI Pangandaran,” imbuhnya.

Lebih lanjut Usep mengatakan, tantangan kita kedepan bagaimana tradisi seni budaya pencak silat yang merupakan warisan leluhur, bisa dikenal dan digemari setra jadi kebangganan akan muda.

“Pencak silat bukan hanya sebatas olahraga, jurus namun ada nilai- nilai penting bagaimana jadi insan yang baik, anak bangsa yang bernilai dan menjadi kebanggaan yang punya prestasi dan salah satunya melalui pencak silat,” katanya.

Kedepan IPSI Pangandaran akan melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan.

“Insyaallah pencak silat akan menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang diminati di berbagai lembaga pendidikan,” pungkas Usep. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)