Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita BanjarPilkades Antar Waktu Desa Binangun Kota Banjar, 2 Kandidat Tumbang

Pilkades Antar Waktu Desa Binangun Kota Banjar, 2 Kandidat Tumbang

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, menyelenggarakan musyawarah Pilkades antar waktu (PAW) untuk melanjutkan kepimpinan kepala desa Binangun periode 2019-2025, Rabu (18/5/22).

Pada momen pemilihan tersebut calon Kepala Desa Binangun nomor urut 2 Bubun Sabhan Farid Marup, terpilih setelah unggul atas rivalnya Solikah nomor urut 1 dan Rukanda nomor urut 3.

Ketua Penyelenggara Ecep Zaelani Adha mengatakan, dari jumlah 304 peserta hak pilih Bubun mengantongi suara terbanyak yaitu 137 suara. Kemudian Rukanda 125 suara dan Solikah 31 suara.

Sementara suara tidak sah sebanyak 9 suara. Tidak menggunakan hak pilih sebanyak 2 suara. Sehingga jumlah keseluruhan 304 suara.

“Dari hasil penghitungan dan laporan akhir disepakati calon kepala desa antar waktu suara terbanyak,” kata Ecep saat menyampaikan hasil penghitungan.

baca juga: DPRD Soroti Rendahnya Realisasi PAD Saat LKPJ Wali Kota Banjar

Penyebab Pilkades Antar Waktu di Binangun

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Banjar, Wawan Gunawan, mengatakan, pemilhan kepala desa antar waktu tersebut karena kepala desa yang sebelumnya meninggal dunia.

Akan tetapi, masa periodenya masih panjang, yakni lebih dari 1 tahun. Sehingga sesuai peraturan yang ada perlu adanya pelaksanaan Pilkades antar waktu.

“Sesuai peraturan paling lambat 6 bulan terhitung sejak diberhentikan harus terlaksana Pilkades Antar Waktu,” katanya.

“Untuk pesertanya ini mengambil dari perwakilan tokoh agama dan masyarakat di setiap lingkungan RT,” imbuhnya.

Lanjutnya menambahkan, selain Desa Binangun rencananya dalam waktu dua bulan ke depan juga akan pemilihan kepala desa antar waktu untuk Kepala Desa Karyamukti.

Saat ini, kata Wawan, untuk rencana pilkades antar waktu di Desa Karyamukti tersebut sudah mulai tahap konsolidasi dan persiapan pelaksanaan.

“Untuk Desa Karyamukti juga sama Kepala Desa sebelumnya meninggal dunia. Kemungkinan dua bulan lagi sudah mulai tahap pelaksanaan,” katanya (Muhlisin/R6/HR-Online)