Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita TerbaruRekayasa Genetika pada Manusia Dikembangkan, Inilah Manfaatnya!

Rekayasa Genetika pada Manusia Dikembangkan, Inilah Manfaatnya!

Rekayasa genetika pada manusia saat ini mulai mengalami perkembangan. Para ilmuwan tengah berusaha melakukan rekayasa genetika ini.

Dengan teknologi yang lebih maju dan menjanjikan, tentu saja langkah ini dapat terlaksana dengan lebih mudah dan mantap.

Rekayasa genetika sebelumnya juga sudah umum ilmuwan gunakan di masa sekarang, tetapi hanya sebatas pada hewan maupun tumbuhan. Adapun rekayasa pada manusia nantinya dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang belum ada obatnya.

Baca Juga: Hubungan Genetika dengan Evolusi di Dalam Bidang Ilmu Biologi

Teknologi Rekayasa Genetika pada Manusia

Ilmuwan saat ini terus mengembangkan teknologi rekayasa genetika. Rekayasa genetika adalah teknologi canggih yang menjanjikan untuk kita karena dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Dengan rekayasa genetika, maka akan terjadi proses modifikasi genetika pada suatu organisme.

Sejak kali pertama penemuannya, teknologi ini sudah banyak ilmuwan gunakan untuk pemuliaan terhadap hewan dan tanaman. Bioteknologi modern semakin memudahkan rekayasa genetika untuk mencapai gen targetnya.

Adapun rekayasa genetika memungkinkan organisme untuk menghilangkan salah satu sifat yang tidak ia butuhkan dan meningkatkan sifat berguna.

Jadi, suatu organisme dapat lebih baik dan memiliki standar tinggi. Contoh mudah dari rekayasa genetika ini adalah pada tumbuhan jagung.

Jagung saat ini sudah berkembang dengan rekayasa genetika sehingga memiliki biji jagung yang lebih besar dan banyak.

Baca Juga: Penemuan 5.500 Virus Baru di Lautan dengan Genetik RNA yang Langka!

Rekayasa Genetika Manusia

Jika penerapan rekayasa genetika sudah umum terjadi dalam bidang pertanian dan peternakan untuk menciptakan makanan yang lebih unggul untuk para manusia, maka rekayasa genetika itu sendiri masih cukup tabu.

Saat ini, proses rekayasa genetika pada manusia sudah mulai berkembang cukup pesat. Tentu saja rekayasa genetik yang terjadi pada manusia akan memberikan manfaat tertentu.

Manfaatnya yang paling utama adalah sebagai metode penyembuhan untuk berbagai penyakit manusia yang belum memiliki obat-obatan penyembuhnya.

Penerapan teknologi rekayasa genetika ini terjadi pada penderita diabetes. Pengobatan penderita diabetes adalah melalui insulin.

Akan tetapi, tidak mungkin para ilmuwan mengekstrak insulin langsung dari tubuh manusia. Itulah sebabnya, ilmuwan menggunakan insulin yang berasal hewan dan juga bakteri.

Keduanya kemudian mereka modifikai dengan rekayasa genetika agar memiliki unsur yang mirip dengan insulin dalam tubuh. Saat ini, insulin menjadi produk rekayasa genetika yang telah banyak mendapat persetujuan.

Baca Juga: Jenis Penyakit Genetik dan Faktor Penyebabnya yang Wajib Anda Tahu

Penerapan rekayasa genetika lainnya yang sangat menjanjikan adalah pada kanker. Melansir dari PubMed Central NCBI, sudah lebih dari 1.900 uji klinis yang bertujuan untuk mengoptimalkan rekayasa pada genetika manusia.

Uji klinis tersebut sudah terjadi sejak tahun 1900-an. Baru pada tahun 1999, sekitar 20 orang terlibat dalam uji klinis rekayasa genetika untuk mengobati leukimia.

Sebanyak empat orang pasien berhasil sembuh dan satu orang meninggal akibat aktivasi onkogen ketika uji coba menggunakan virus terjadi.

Oleh karena itu, masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk penggunaan rekayasa genetika pada manusia sebagai obat kanker. (R10/HR-Online)