Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita BanjarRibuan Pelaku Usaha di Kota Banjar dapat BLT Minyak Goreng

Ribuan Pelaku Usaha di Kota Banjar dapat BLT Minyak Goreng

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Ribuan pelaku usaha di Kota Banjar, Jawa Barat, mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) minyak goreng yang disalurkan oleh TNI.

Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Wahyu Alfiyan Arisandi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut terbagi di dua lokasi.

“Lokasi pertama penyaluran di Koramil Banjar, dengan alokasi penerima sebanyak 2 ribu orang. Kemudian, di Koramil Langensari dengan jumlah yang sama yakni 2 ribu orang penerima,” terangnya, Rabu (18/05/2022).

Letkol Inf. Wahyu Alfiyan Arisandi juga menjelaskan, pelaksanaan penyaluran BLT minyak goreng kepada 4 ribu pelaku usaha itu akan berlangsung selama empat hari kedepan. 

Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan program dari pemerintah pusat yang diteruskan ke Kementerian Keuangan. Selanjutnya penyalurannya oleh TNI dan Polri. Kita menyalurkan untuk wilayah Banjar dan Pangandaran.

Baca Juga : 4 Ribu Pelaku UMKM di Kota Banjar Gagal dapat Bantuan PEN 2020

Adapun kriteria penerima bantuan tersebut adalah bukan anggota TNI/Polri, ASN, dan para pelaku usaha yang sudah mendapatkan bantuan dari program yang lain.

“Sehingga ini murni untuk masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan bantuan dari program yang lain. Untuk data juga kita sudah koordinasikan dengan Dinas Sosial. Jadi otomatis sistem akan menolak jika terdaftar sudah menerima bantuan,”jelasnya.

Letkol Inf. Wahyu menambahkan, setiap orang akan menerima bantuan sebesar Rp 300 ribu untuk tiga bulan.

“Yang jelas nominal 300 ribu rupiah ini untuk tiga bulan. Nanti untuk berikutnya kita masih menunggu konfirmasi dari pemerintah,” kata Letkol Inf. Wahyu Alfiyan Arisandi.

Terpisah, Adah, salah seorang warga Dusun Cibodas, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, mengaku sangat terbantu dengan adanya BLT minyak goreng dari pemerintah.

“Alhamdulillah, sangat terbantu untuk menambah modal usaha, karena saya jualan gula aren. Sebelumnya tak pernah dapat bantuan,” pungkas Adah. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)