Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita NasionalSenang dan Terharu, Ekspresi Warga Saat Didatangi Bupati Tanah Laut

Senang dan Terharu, Ekspresi Warga Saat Didatangi Bupati Tanah Laut

Berita Nasional (harapanrakyat.com),- Siti Rohimah (80), warga Tanah Laut, Kalimantan Selatan tak percaya kedatangan Bupati Tanah Laut, H. Sukamta bersama istri, Hj. Nurul Hikmah pada malam takbiran, 1 Mei 2022 lalu.

Saking senangnya, Siti memeluk orang nomor satu di Tanah Laut tersebut dengan mata berkaca-kaca.

“Saya senang luar biasa, seperti mimpi. Ada orang yang ngetuk pintu malam-malam, ternyata Pak Bupati dan istri. Awalnya gak sadar, saat tahu yang datang Pak Bupati, saya langsung meluk saking senang,” katanya.

Baca Juga: Jovan Latuconsina, Rekan Seangkatan di Militer Ceritakan Perjalanan Hidup AHY

Kedatangan Sukamta memang tanpa protokoler dan sangat mendadak. Tak heran warga lainnya yang dikunjungi Sukamta juga sangat terharu.

Adlan (70) yang sakit-sakitan karena usianya sudah lanjut juga tak percaya bisa kedatangan Bupat Tanah Laut.

“Kok mau Pak Bupati datang ke gubuk saya malam-malam?” katanya dengan nada tak percaya.

Bukan hanya warga lanjut usia yang didatangi Sukamta, anak-anak yatim piatu juga didatanginya pada malam takbiran.

Azkia Ariani (20) hidup bersama lima saudaranya yang yatim piatu dan masih kecil-kecil. Ayah mereka meninggal sebulan lalu.

Kedatangan Bupati Tanah Laut bersama istri tak urung membuat Azkia dan saudaranya menangis haru. Bahkan Azkia mengaku tak percaya, orang yang datang pada malam takbiran itu adalah seorang bupati.

“Tak percaya awalnya, betul ini Pak Bupati Sukamta dan istri? Tapi setelah beliau memperkenalkan diri, kaget juga dan gembira. Pak Bupati datang sambil bawa sembako. Kami memang sedang butuh untuk dimasak,” ungkap Azkia.

Azkia spontan mencium tangan Sukamta, ia juga mendoakan Tanah Laut agar dipimpin orang baik yang merakyat dan peduli.

“Saya mewakili adik-adik saya yang yatim piatu mendoakan Bapak, semoga Bapak bisa terus menjadi pemimpin,” katanya.

Sementara Sukamta mengaku apa yang dilakukannya merupakan wujud cinta kepada warga Tanah Laut.

“Saya merasa tidak sempurna, bahkan tak bisa tidur kalau saja ada warga yang nggak punya bahan untuk dimasak, padahal besoknya lebaran,” ungkapnya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -