Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita TerbaruSinopsis Film Korea Cyber Hell: Exposing an Internet Horror di Netflix

Sinopsis Film Korea Cyber Hell: Exposing an Internet Horror di Netflix

Sinopsis film Korea Cyber Hell: Exposing an Internet Horror mengangkat kisah nyata seberapa kelamnya kejahatan internet.

Cyber Hell menjadi film dokumenter garapan Netflix yang berasal dari kejadian nyata. Film Korea ini berusaha mengungkap sebuah skandal besar penyebaran konten asusila yang mengguncang Korea Selatan 2020 lalu.

Baca Juga: Sinopsis Film 10 Minutes Gone, Aksi Pencurian Kotak Misterius di Bank

Kasus ini menjadi sangat menggemparkan karena korbannya masih banyak yang berada di bawa umur.

Kasus Nyata di Sinopsis Film Korea Cyber Hell

Ada begitu banyak kasus kejahatan di media sosial. Bahkan, kasus di dunia nyata jauh lebih menyeramkan dari apa yang ada di dunia fiksi.

Netflix kembali membuat film dokumenter mereka. Kali ini mereka mengambil kasus yang sempat ramai di Korea selatan.

Dengan genre crime, Cyber Hell menjadi tontonan menarik yang bisa Anda tonton. Sutradara Choi Jin Sung berhasil memperlihatkan sisi gelap dan mengerikan sisi gelap kasus ini kepada para penonton film.

Cyber Hell mengangkat kasus “Nth Room” yang merupakan jaringan penyebaran konten pornografi.

Tidak hanya menyebarkan konten pornografi, tetapi sang pelaku juga melakukan pengancaman hingga manipulasi terhadap korbannya yang banyak di bawah umur.

Terungkapnya Kasus Serikat Penyebaran Asusila

Pada awal sinopsis film Korea Cyber Hell, kasus Nth Room mengambil sudut pandang orang-orang yang pertama kali menemukan kasus ini, yakni para jurnalis.

Baca Juga: Sinopsis Film 20th Century Girl, Kisah Cinta Anak SMA Tahun 90-an

Jurnalis Ki Wan dari Hankyoreh menjadi orang pertama yang menginvestigasi kasus. Awalnya, ia mengira ini hanya penyebaran video pornografi umum dan artikel akan selesai dalam waktu singkat.

Namun, hal itu berubah ketika ia mengetahui modus dari Baksa, pemilik chatroom konten pornorafi etrsebut. Baksa menipu banyak perempuan yang hendak mencari pekerjaan paruh waktu.

Perempuan tersebut akan diminta untuk mengirim foto, termasuk dalam keadaan minim busana dan juga data diri untuk keterangan di tempat kerja.

Ternyata, data tersebut pelaku gunakan untuk mengancam korban yang dinamakan sebagai “Budak Baksa”.

Ia akan menuntut korban untuk melakukan segala perintahnya, mulai dari foto tanpa busana, menjilat kamar mandi, hingga menyakiti diri sendiri.

Ternyata, Baksa tidak hanya bergerak sendiri. Ada pemilik chatroom lainnya dengan nama samaran Godgod.

Perlawanan Baksa Cs

Hal mengerikan dalam sinopsis film Korea Cyber Hell ini adalah Baksa yang tidak memiliki rasa takut.

Ia bahkan masih berani untuk melawan para jurnalis. Baksa menyiarkan informasi pribadi Kim Wan, sang jurnalis, bahkan hingga fotonya.

Saat artikel terbit, ternyata berita ini tenggelam sehingga Baksa semakin berkepala besar. Ia menertawakan Kim Wan dan tim jurnalisnya.

Dua bulan terabaikan, berita ini akhirnya “dijemput” oleh media lain dari program investigasi dua stasiun TV ternama Korea, SBS dan JTBC.

Baksa ternyata masih tetap melawan balik dan mengancam akan menyuruh salah satu korban untuk bunuh diri.

Baca Juga: Sinopsis Film The Hitman’s Bodyguard, Misi Pengawalan Buronan

Tampilan Dokumentasi yang Menarik

Dengan kejadian nyata yang melatarbelakanginya, Cyber Hell: Exposing an Internet Horror menjadi sebuah film dokumenter yang cukup menegangkan.

Di sisi lain, storytelling yang ada pada sinopsis film Korea Cyber Hell ini sungguh menarik dan dengan mudah penontonnya nikmati.

Pada bagian wawancaranya, orang-orang asli yang terlibat dalam kasus Nth Room akan ditampilkan dalam setting dan sinematografi sehingga memperkuat aspek drama dalam dokumenternya.

Pada bagian klimaksnya, kedok dari Baksa dan Godgod akan terbuka. Anda yang tidak mengikuti peristiwa aslinya tentu akan terperangah menyaksikan fakta mengenai pelaku.

Secara keseluruhan, Cyber Hell: Exposing an Internet Horror memang terasa lebih berfokus untuk menggambarkan bagaimana proses pengungkapan kasus ini.

Sisi pergulatan emosi para korbannya memang tidak terlalu disorot, tetapi tetap terasa. Terlebih melalui penyelipan sejuma animasi untuk reka ulang kejadian.

Anda yang menontonnya pasti akan merasakan emosi kengerian dan ketakutan para korban Baksa dan Godgod.

Film ini memiliki durasi 105 menit atau 1 jam 45 menit. Sepanjang menonton film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror akan membuat emosi Anda naik turun akibat ketegangan yang dihadirkan di dalamnya.

Adapun sinopsis film Korea Cyber Hell: Exposing an Internet Horror tayang di platform streaming Netflix pada 17 Mei 2022. Tunggu apalagi, segera saksikan upaya pengungkapan kasus kejahatan internet paling kontroversial di Korea Selatan melalui Cyber Hell. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)