Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Cek Volume Oli Mobil Sendiri Tanpa Harus ke Bengkel Otomotif

Cara Cek Volume Oli Mobil Sendiri Tanpa Harus ke Bengkel Otomotif

Cara cek volume oli mobil bisa dilakukan sendiri di rumah. Hal ini perlu Anda lakukan agar kendaraan dapat bekerja secara optimal.

Sebenarnya semua komponen pada kendaraan memiliki peran yang cukup penting.

Demi menjaga kinerjanya agar tetap optimal, sebaiknya Anda melakukan perawatan yang tepat.

Salah satunya pada oli mobil. Oli memiliki peran yang cukup penting.

Berperan sebagai pelumas semua komponen agar tetap dapat bekerja secara optimal dan tahan lama. Sebenarnya tanpa oli mesin pun mobil masih dapat berjalan.

Hanya saja, tanpa adanya oli mesin akan mempengaruhi kinerja komponen lainnya. Komponen mobil akan saling bergesekan saat kendaraan berjalan.

Hal ini juga dapat mengakibatkan komponen mesin cacat, macet, dan mudah rusak. Dengan adanya kejadian seperti ini sudah pasti mengurangi performa mesin untuk berkendara.

Sebagai pemilik kendaraan, penting untuk tahu bagaimana cara cek volume oli mobil. saat melakukan pengecekan pun tidak hanya volumenya saja, namun juga kekentalan atau kualitas dari oli itu sendiri.

Jika sudah berkurang dan kualitasnya tidak baik, sudah pasti Anda harus segera melakukan penggantian.

Anda bisa ganti oli mesin sesuai dengan standar merek mobil itu sendiri. Anjuran mengganti oli mesin, ketika mobil setidaknya sudah memasuki jarak tempuh 5.000 km.

Baca Juga: Tanda Oli Mobil Kurang, Jangan Anggap Sepele Karena Mesin Bisa Rusak

Cara Cek Volume Oli Mobil Sendiri dengan Benar

Sebagai pemilik mobil tentu banyak hal yang harus Anda perhatikan. Anda perlu melakukan pengecekan dan perawatan pada semua komponennya.

Termasuk melakukan pengecekan volume oli mesin. Cara untuk melakukan pengecekan volume oli tergolong cukup mudah.

Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan yaitu:

  1. Pastikan mesin dalam kondisi dingin saat melakukan pengecekan
  2. Selain itu, usahakan juga mobil berada pada permukaan datar
  3. Buka kap mobil
  4. Anda bisa cari dipstick untuk mengukur oli. Biasanya komponen tersebut berada di bagian atas mesin
  5. Jangan lupa untuk sedia tisu atau kain
  6. Tarik komponen tersebut dari lubang oli, bersihkan pakai tisu dan ulangi kembali
  7. Periksa level oli mobil. Jika oli berada pada garis paling bawah itu menandakan jika oli sudah mau habis.
  8. Namun saat oli berada pada garis paling atas, menunjukkan jika oli terlalu banyak
  9. Volume tersebut sebenarnya harus pada kondisi normal. Oli harus berada di garis tengah
  10. Jika volume oli sudah tidak bisa Anda ketahui, sebaiknya bersihkan menggunakan tisu, selanjutnya masukkan ke lubang oli pada posisi semula. Kap mobil bisa Anda tutup kembali.

Melakukan pengecekan oli bisa siapa saja lakukan. Anda bisa mengeceknya sendiri agar tidak perlu membawanya ke bengkel.

Selain sederhana, cara cek volume oli mobil pun bisa tergolong sebagai sistem perawatan.

Baca Juga: Pengaruh Oli Mesin Mobil Kebanyakan, Membuat Performa Menurun

Cara Membaca Dipstick Oli Mesin

Sebenarnya untuk cara cek volume oli mobil cukup mudah. Anda tidak perlu lagi melakukan pengecekan ke bengkel.

Sebaiknya Anda perlu memahami apa sebenarnya dipstik tersebut.

Komponen tersebut adalah suatu benda pipih yang biasa digunakan untuk pengecekan oli mobil. Alat tersebut secara otomatis sudah ada dari produsen mobil yang Anda gunakan.

Meski demikian, namun ada kemungkinan besar pemilik mobil belum tahu bagaimana cara menggunakannya. Cara menggunakan dipstick cukup mudah.

Anda hanya perlu membuka dan mengeluarkannya, kemudian cek apakah oli berada pada batas yang aman.

Jika volumenya kurang, sudah pasti akan mengurangi performa kendaraan.

Sebaiknya cek oli mobil secara rutin agar komponen dapat bekerja secara optimal. Selain itu, segera ganti oli berkualitas sesuai pabrikan mobil.

Baca Juga: Kekentalan Oli untuk Mobil Tua Ternyata Mempengaruhi Performa Mesin

Cara Membaca Dipstick Oli Mobil

Sebenarnya saat melakukan cara cek volume oli mobil, Anda bisa membaca kondisinya. Untuk oli dengan volume kurang menunjukkan berada pada posisi di bawah LOW.

Sedangkan untuk kondisi oli berlebih berada pada posisi di atas tanda FULL. Jika terlalu banyak akan mengakibatkan mesin menjadi berat.

Namun ketika oli berada pada posisi normal, mesin akan bekerja secara optimal. Volume oli mobil yang normal pada dipstick berada pada posisi antara LOW dan FULL.

Mengingat oli adalah komponen yang cukup penting, sebaiknya Anda selalu lakukan pengecekan dengan cara cek volume oli mobil. Selain itu, Anda juga perlu menggantinya dengan oli standar pabrik. (R10/HR-Online)