Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Menentukan Elektron Valensi dalam Kimia, Ini Dia Penjelasannya!

Cara Menentukan Elektron Valensi dalam Kimia, Ini Dia Penjelasannya!

Cara menentukan elektron valensi dalam kimia bisa menggunakan konfigurasi elektron dan tabel periodik. Bagaimana caranya?

Dalam ilmu kimia, terdapat istilah elektron. Dalam atom, elektron akan tersusun berdasarkan tingkat energinya.

Penyusunan tingkat elektron tersebut juga terkenal sebagai konfigurasi elektron. Adapun urutan untuk mengisi elektron akan mulai dari kulit yang memiliki tingkat energi lebih rendah hingga energi lebih tinggi.

Kemudian penyusunan terus berlanjut hingga kulit terakhir yang elektron sisa tempati. Elektron valensi sendiri merupakan elektron yang ada pada kulit terluar.

Baca Juga: Konsep Reaksi Redoks: Reaksi Elektron, Oksigen, dan Fungsinya

Definisi dan Cara Menentukan Elektron Valensi

Elektron valensi adalah jenis elektron dalam kimia yang berada di bagian kulit terluar. Hal itu membuat elektron valensi memiliki energi paling tinggi.

Kita dapat menentukan elektron valensi dengan tabel periodik dan juga konfigurasi elektronnya. Berikut ini cara melakukannya.

Menggunakan Konfigurasi Elektron

Elektron valensi berperan penting dalam reaksi kimia karena memiliki tingkat energi yang paling tinggi.

Elektron pada kulit terluar ini akan lepas, bertukar, atau dipakai bersama dengan atom lain sehingga menciptakan ikatan antar atom.

Dengan kata lain, elektron valensi dapat menentukan sifat kimia dari sebuah atom. Penentuan elektron valensi dapat menggunakan konfigurasi elektronnya.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah elektron yang ada pada kulit terluarnya.

Konfigurasi elektron akan menggambarkan adanya penyebaran atau susunan elektron di dalam atom.

Perlu kamu pahami bahwa jumlah elektron pada suatu kulit harus memenuhi rumus 2n2. Lambang n dalam rumus tersebut untuk menentukan nomor kulit.

Sebagai contoh:

Kulit L (n = 2) dengan rumus 2n2, maka maksimum 2.22 + 8 elektron.

Kulit M (n = 3) dengan rumus 2n2, maka maksimum 2.32 = 18 elektron, dan seterusnya.

Baca Juga: Pengertian Konfigurasi Elektron: Aturan Dasar dan Teorinya

Menggunakan Tabel Periodik

Selain dengan konfigurasi elektron, cara menentukan elektron valensi lainnya adalah dengan tabel periodik.

Cara menentukannya adalah dengan melihat struktur dari elektron. Berdasarkan struktur elektron, jumlah elektron, sub-kulit, dan dapat mengetahui nomor kulit.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh penulisan struktur elektron dalam tabel periodik:

  1. Nitrogen

Pada nitrogen, strukturnya adalah:

Nitrogen: 1s2 2s2 2p3

keterangan:

  • 1s2 adalah kulit pertama
  • 2s2 dan 2p3 adalah kulit kedua atau terluar

Pada struktur nitrogen tersebut, jumlah elektron pada kulit terluar adalah 4 elektron. Jadi, terdapat 5 elektron valensi pada nitrogen.

Baca Juga: Perbedaan Proton dan Elektron yang Jelas Bertolak Belakang

  1. Silikon

Struktur pada silikon adalah:

Silikon: (Ne) 3s2 3p2

Struktur elektron pada silikon di atas merupakan versi tulisan yang lebih singkat. Hal itu memang bertujuan untuk memudahkan ketika akan menentukan elektron valensi.

Jumlah elektron yang terletak pada 3s dan 3p-lah yang merupakan elektron valensi. Jadi, elektron valensi silikon adalah 2 + 2 = 4.

Penjelasan mengenai cara menentukan elektron valensi yang ada pada atom dengan mudah bisa kamu pahami. Selalu ingat bahwa elektron valensi adalah elektron yang ada pada bagian terluar, maka kamu akan dengan mudah dapat menemukan besarannya. (R10/HR-Online)