Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita CiamisDKUKMP Ciamis Harapkan Adanya Agen Migor Curah di 5 Eks Kewedanaan

DKUKMP Ciamis Harapkan Adanya Agen Migor Curah di 5 Eks Kewedanaan

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sebagai upaya untuk mengurangi rantai distribusi minyak goreng (migor) curah, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis berharap adanya agen di 5 Eks Kewedanaan. Hal tersebut agar harga di tingkat pengecer tidak jauh dari HET.

Kepala DKUKMP Ciamis, Asep Khalid Fajari mengatakan, untuk saat ini harga di tingkat distributor dan agen masih sesuai harga eceran tertinggi atau HET. 

Adapun harga di distributor adalah sebesar Rp 14.000, dan di agen Rp 14.700. Tapi untuk tingkat pengecer itu bervariatif.

“Ada yang Rp 15.000 bahkan di pengecer di desa itu sampai Rp 20 ribu lebih per kilogramnya,” katanya, Kamis (2/6/2022).

Maka dari itu, sambungnya, agar harga minyak goreng curah tidak jauh dari HET saat diterima kepada masyarakat atau konsumen, solusinya harus ada lagi agen. “Minimal di Eks Kewedanaan,” ucapnya. 

Mengingat saat ini, untuk Kabupaten Ciamis hanya ada beberapa agen migor curah. Hal tersebut dilakukan, untuk mengurangi biaya ongkos distribusi, sehingga harga nantinya tidak jauh dari HET.

Karena menurutnya, yang membuat mahal itu adalah rantai distribusinya. Jadi, dari distributor ke agen, terus agen ke pengecer.

“Nah, ini dari pengecer ke pedagang dan pedagang ke konsumen atau masyarakat. Sehingga panjang alur distribusinya. Itu semua juga memerlukan ongkos distribusi,” tuturnya.

Baca Juga : Sidak Minyak Goreng di Ciamis, Harga di Pengecer Rp 15.500/Kg

Lebih lanjut Asep menambahkan, jika nanti adanya agen di setiap Eks Kewedanaan ini, mungkin sampai ke tangan masyarakat itu harganya tidak jauh dari HET. Minimalnya kurang dari Rp 20 ribu per kilogramnya. 

“Di desa-desa itu banyak yang jauh dari HET, bahkan sampai Rp 20 ribu lebih. Maka dari itu, kalau ada agen di setiap Eks Kewedanaan, setidaknya untuk memangkas biaya ongkos distribusi dan harga tidak jauh dari HET,” terangnya.

Asep berharap, adanya agen migor curah di setiap Eks Kewedanaan ini bisa terwujud. “Sehingga masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng curah ini tidak mahal dan tidak jauh dari HET,” harapnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -