Senin, Desember 5, 2022
BerandaBerita BanjarHarga Kebutuhan Pokok Naik, Ini yang Dilakukan Pemilik Warung Makan di Kota...

Harga Kebutuhan Pokok Naik, Ini yang Dilakukan Pemilik Warung Makan di Kota Banjar

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dampak harga kebutuhan pokok naik tak hanya dialami pedagang di Pasar Banjar, Jawa Barat. Tapi juga oleh para konsumennya.

Bahkan, salah seorang konsumen yang saat itu tengah berbelanja di Pasar Banjar, mengaku mulai mengurangi barang belanjaan untuk kebutuhan usahanya agar tetap berjalan.

Ia adalah Lilis, salah seorang warga yang juga pemilik warung makan. Sejak harga kebutuhan pokok naik, Lilis mulai mengurangi kebutuhan belanja usaha warung makan miliknya.

Hal itu ia lakukan supaya biaya ataupun modal usaha yang dikeluarkan tidak membengkak, sehingga usaha warung makan miliknya tetap bisa berjalan.

“Belanjanya saya kurangi, tadinya satu kilo jadi seperempat. Bagi-bagi buat kebutuhan yang lain biar nggak dobel pengeluarannya,” kata Lilis kepada HR Online, Selasa (07/06/2022).

Konsumen Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Banjar Naik

Ia mengaku keberatan atas naiknya harga berbagai kebutuhan pokok tersebut. Apalagi selama ini hampir setiap hari berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan usaha warung makan miliknya.

Selain itu, kata Lilis, selama ini untuk menyiasati kenaikan harga tersebut tidak bisa dilakukan dengan menaikan harga makanan yang ia jual. Karena khawatir para pelanggannya akan kabur.

Baca Juga : Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Banjar Kompak Naik, Cengek dan Daging Ayam Juaranya

“Semua kebutuhan pokok pada naik. Tapi saya tidak bisa naikin harga di warung makan, takut pelanggan pada kabur. Saya inginnya harga barang terjangkau,” harap Lilis.

Pemilik warung makan lainnya, Eyoh mengaku, sejak harga bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikkan, pendapatan dari hasil jualannya menjadi berkurang. Hal itu karena sisa keuntungan yang ia dapat terpotong untuk menambah modal belanja.

Saat ini Eyoh juga masih bingung untuk mensiasati kenaikkan harga tersebut tersebut, dan belum berencana menaikkan harga dagangannya.

“Tadi pagi habis belanja ke pasar, semuanya pada naik. Jadi bingung saya juga di warung. Kalau harga nggak dinaikin, habis buat nambah modal. Tapi kalau saya naikin harga makan, takut nanti pada komplain,” tutur Eyoh, pemilik warung makan di wilayah Kelurahan Pataruman, Kota Banjar.

Pengaruh Cuaca Penyebab Harga Kebutuhan Pokok Naik

Sementara itu, Kadis KUKMP Kota Banjar, Edi Herdianto, melalui Kabid. Perdagangan, Mamat Rahmat membenarkan sejumlah harga kebutuhan pokok naik. Terutama komoditas sayur dan cabe-cabean.

Naiknya sejumlah komoditas tersebut karena pengaruh cuaca buruk dan harga di tingkat petani juga tinggi. Sehingga mempengaruhi harga jual di Pasar Banjar. Sebab pasokan barang yang ada saat ini masih disuplai dari luar daerah.

Selain itu, kata Mamat, harga daging ayam juga mengalami turun naik. Sama seperti kenaikan pada harga telur ayam. Kemungkinan naiknya itu karena terimbas harga pakan ayam yang cenderung masih tinggi.

“Berdasarkan pemantauan harga pada tanggal 6 Juni, untuk komoditas sayur dan cabe-cabean mengalami kenaikan. Termasuk daging ayam juga turun naik karena terdampak harga pakan yang masih tinggi,” jelas Mamat. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)