Selasa, Juli 5, 2022
BerandaBerita BisnisJangka Waktu Suspend Saham Tergantung dari Jenis Pelanggaran

Jangka Waktu Suspend Saham Tergantung dari Jenis Pelanggaran

Jangka waktu suspend saham sering dipikirkan oleh para pelaku penanam modal sebuah perusahaan. Terutama bagi investasi jangka panjang.

Kegiatan investasi bisa mengalami berbagai hal termasuk kondisi baik hingga yang buruk sekalipun.

Seperti halnya istilah saham suspend yang sering muncul. Kondisi ini bisa saja terjadi jika Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghendakinya terhadap suatu perusahaan tertentu.

Mungkin untuk beberapa investor sudah sering mendengar saham suspend. Jika Anda masih belum memahaminya bisa cari tahu apa penyebab hingga jangka waktu suspend saham itu terjadi.

Untuk bisa mengetahui pemahaman dari kondisi tersebut, Anda bisa simak ulasan yang kami sajikan berikut ini.

Baca Juga: ARB dalam Saham, Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Jangka Waktu Suspend Saham dari Bursa

Sebuah perusahaan bisa mengalami suspend dari bursa karena beberapa faktor. Sebenarnya untuk para emiten dan investor tidak bisa mengetahui berapa jangka waktu tersebut.

Semua tergantung dari pihak bursa yang mengendalikan kondisi tersebut. Semua juga tergantung pada pelanggaran yang perusahaan itu sendiri lakukan.

Jika pelanggaran yang perusahaan lakukan tergolong ringan, biasanya suspend hanya dalam hitungan hari saja. Namun jika pelanggaran cukup serius dan berat bisa sampai hitungan bulan bahkan tahun.

Jangka waktunya bisa sesuai dengan besar kecilnya pelanggaran yang perusahaan lakukan. Semua tergantung dengan keputusan pihak BEI.

Baca Juga: Sejarah Saham BANK Membaik dari Beberapa Rekomendasi di 2022 Ini

Sanksi Terkait Suspend

Suspend saham merupakan pemberhentian sementara terhadap aktivitas transaksi jual beli saham. Saat sebuah emiten terkena suspend, tidak bisa lagi melakukan trading di pasar atau saham beku/ditangguhkan.

Saat pihak bursa memutuskan suspend pada sebuah emiten, hal tersebut menjadi bentuk sanksi. Sebab emiten telah melakukan pelanggaran.

Untuk memenuhi kebijakan BEI berjalan dengan lancar, suatu perusahaan yang terkena suspend akan ditindak tegas.

Kondisi ini sudah ada aturan yang berlaku. Ada beberapa tingkatan sanksi yang BEI berikan.

Tingkat sanksi tersebut juga sesuai dengan pelanggaran yang perusahaan lakukan.

Bisa sanksi berupa teguran, peringatan, larangan sementara melakukan jual beli, dan parahnya lagi penghapusan keanggotaan bursa.

Jika hal ini terjadi, sebaiknya perusahaan harus lebih berhati-hati. Jangan sampai sanksi ringan justru semakin berat.

Jika sudah seperti itu, jangka waktu suspend saham baru bisa ditentukan.

Baca Juga: Saham Kebal Inflasi, Ini Rekomendasi Domestik Hingga Mancanegara

Penyebab Emiten Terkena Suspend

Sebenarnya kondisi bagaimanapun sebuah investasi memiliki risiko dan keuntungan. Seperti halnya risiko emiten terkena suspend yang bisa terjadi akibat kesalahan yang dilakukan.

Penyebab emiten terkena suspend cukup bervariasi. Bisa karena harga saham bergerak tidak wajar secara agresif.

Selain itu, adanya kebijakan yang berhubungan erat dengan nilai saham, perusahaan yang terkendala hutang dan tidak berujung penyelesaian.

Selain itu, saham yang memiliki kinerja dan reputasi buruk juga berisiko terkena suspend. Namun untuk jangka waktu suspend saham tentu tidak sama pada semua kasus. (R10/HR-Online)