Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita CiamisKisah Warga Ciamis Buru-buru Beli STB, Tapi TV Analog Tak Kunjung Mati

Kisah Warga Ciamis Buru-buru Beli STB, Tapi TV Analog Tak Kunjung Mati

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Billi (39) warga Cibitung, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat buru-buru membeli Set Top Box (STB) pasca mendengar TV Analog akan segera dimatikan.

“Sudah dua bulan pakai Set Top Box, kan dulu ada pengumuman katanya siaran TV kalau pakai antena aja gak bisa. Jadi waktu itu buru-buru beli Set Top Box, takutnya kalau beli nanti jadi mahal,” katanya, Senin (6/6/2022).

Namun sampai tanggal 30 April 2022 sesuai jadwal Analog Switch Off (ASO) di wilayah Ciamis, TV Analog ternyata belum mati.

“Ternyata masih ada, masih bisa nangkap siaran TV tanpa Set Top Box,” ujar pria yang bekerja sebagai marketing perumahan tersebut.

Baca Juga: Dear Warga Jabar, Ini Jadwal Kominfo Matikan TV Analog, Segera Bersiap

Meskipun demikian, warga Ciamis ini mengaku tidak menyesal buru-buru membeli STB. Lantaran setelah menggunakan STB siaran TV lebih jernih dan banyak saluran TV baru yang sebelumnya tidak ada.

“Sejak pakai Set Top Box, TV jadi jernih. Beda sama dulu saat pakai antena doang. Terus saluran TV-nya juga banyak,” lanjutnya.

Dengan memakai STB dan berpindah ke siaran TV Digital, Billi mengaku bisa menonton lebih banyak saluran TV. Termasuk siaran olahraga seperti pertandingan sepak bola.

“Kalau pakai Set Top Box, siaran sepak bola gak disensor. Kalau tetangga pakai parabola pas siaran bola kan disensor, kayak kemarin Timnas tanding. Di Abang mah masih bisa, yang pakai parabola mah nggak bisa,” jelasnya.

Menurut Billi, saluran TVRI saja ada beberapa, selain TVRI nasional dan TVRI Jawa Barat, ada juga TVRI Sport.

“Ada Trans TV, itu TVRI aja gak cuma satu, ada TVRI Jawa Barat, TVRI Sport. Selain itu, ada O Channel juga. Yang tadinya nggak ada, sekarang ada. Jadi banyak salurannya,” katanya.

Tak Buru-buru Beli STB, Warga Ciamis Ini Bertahan dengan TV Analog

Berbeda dengan Billi, Edi Supriadi (42) warga Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih menggunakan TV Analog.

“Di rumah masih pakai antena, nggak pakai Set Top Box. Masih bisa, yang katanya mau dimatikan, tapi masih ada,” katanya.

Edi mengaku sudah mengetahui rencana pemerintah mematikan TV Analog. Namun ia masih bertahan memakai TV Analog, lantaran siaran TV Analog masih bisa ditangkap dari rumahnya.

“Iyah katanya mau dimatikan, tapi sampai sekarang di rumah masih biasa pakai antena. Belum pakai tambahannya itu, Set Top Box,” ungkapnya. 

Saat ditanya apakah akan beralih ke TV Digital dengan memakai Set Top Box, Edi memilih untuk menunggu sampai TV Analog benar-benar mati.

Baca Juga: Cara Memindahkan Siaran TV Analog ke Digital, Pakai Set Top Box SNI

“Nanti aja paling kalau sudah benar-benar mati. Kalau pakai antena sudah nggak bisa, baru beli Set Top Box. Kalau sekarang kan masih bisa pakai pemancar biasa juga,” katanya.

TV Analog Belum Mati di Ciamis

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Ciamis Tino Armyanto LS mengatakan TV Analog masih belum mati di Kabupaten Ciamis.

“Iyah memang belum mati, meskipun jadwalnya untuk Kabupaten Ciamis itu kemarin tanggal 30 April. kita masih nunggu Set Top Box itu tersalurkan,” katanya di sela-sela acara Ciamis Makin Cakap Digital di Cafe Al Baik, Minggu (5/6/2022).

Tino mengaku banyak yang menanyakan kenapa TV Analog di wilayah Ciamis belum mati. 

“Banyak juga yang tanya ke saya, kok ini masih ada? Masih bisa, katanya mau dimatikan,” ujarnya.

Tino mengatakan, Dinas Kominfo Kabupaten Ciamis hanya melakukan sosialisasi terkait ASO (Analog Switch Off). Sedangkan kebijakan ASO juga berkaitan dengan pembagian Set Top Box kepada warga yang tercantum dalam DTKS.

Set Top Box ini merupakan alat yang membantu memindahkan siaran TV Analog ke Digital. Pemerintah akan membagikan Set Top Box gratis untuk warga yang tercantum dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Kita masih menunggu data pembagian Set Top Box itu. Karena datanya itu ada di Dinas Sosial, nanti juga penyalurannya dilakukan oleh PT Pos,” katanya.

Jadwal ASO

Sementara itu dalam laman siarandigital.kominfo.go.id proses penghentian siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO), Kabupaten Ciamis dijadwalkan pada tanggal 30 April 2022.

Selain Kabupaten Ciamis, dalam jadwal ASO di daerah Jawa Barat, TV Analog juga akan dimatikan di Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Sumedang.  

Kementerian Kominfo sendiri telah merilis ASO akan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, TV Analog akan dimatikan pada 30 April 2022 di 166 kabupaten/kota di Indonesia.

Tahap kedua TV Analog akan dimatikan pada 25 Agustus 2022 di 160 kabupaten/kota. Sedangkan tahap ketiga, TV Analog akan dimatikan pada 2 November 2022 di 63 kabupaten/kota.

ASO dijadwalkan selesai pada 2 November 2022. Hal ini sesuai target yang diamanatkan dalam Undang-undang Cipta Kerja pasal 72 angka 8. 

Sehingga pada 2 November 2022, tidak ada lagi daerah di Indonesia yang bisa menangkap siaran TV Analog. Pada tanggal tersebut seluruh siaran TV sudah beralih ke TV Digital. (Karwati/R7/HR-Online/Editor-Ndu)