Selasa, November 29, 2022
BerandaBerita PangandaranKomunitas KOI Pangandaran Siap Gelar Keeping Contest 3rd

Komunitas KOI Pangandaran Siap Gelar Keeping Contest 3rd

Berita Pangandaran (Harapanrakyat.com),- Komunitas KOI Pangandaran akan menggelar Keeping Contest (KC) 3rd tahun 2022. Rencananya kontes ikan koi ini berlangsung pada 26 Juni 2022 di Abbe Koi Kecamatan Padaherang.

Ketua Panitia Keeping Contest 3rd Komunitas KOI Pangandaran Dedi Rosadi mengatakan Keeping Contest ini merupakan ajang lomba yang cukup bergengsi antar Pecinta Koi Kabupaten Pangandaran. Dari mulai memilih, memelihara dan membesarkan selama beberapa waktu pada kolam masing-masing.

“Pada akhir periode Keeping Contest atau selama 5 bulan, akan kami lakukan penjurian,” Dedi Rosadi alias Abbe Koi, Rabu (15/6/2022).

Tujuan Keeping Contest ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memelihara ikan koi. Sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar Pecinta Koi Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Belajar Budidaya Ikan Koi, Wabup Garut Sambangi Ciamis

“Rencananya akan kami gelar pada hari Minggu, 26 Juni 2022, pembukaan pendaftaran dan Pengukuran Ikan koi. Tempatnya di Abbe Koi Padaherang mulai pukul 10.00 WIB sampai selesai,” jelas Dedi Rosadi.

Biaya pendaftarannya Rp 150 ribu per ekor. Aspek penilaian dalam lomba ini adalah Growth, Skin Quality dan Petren. Jenis ikan Koi yang dinilai dalam Keeping Contest 3rd ini seperti Kohaku, Sanke, Sowa dan Polosan dengan ukuran ikan 20-25,5 cm.

“Peserta yang sudah mendaftar pada ajang Keeping Contest yang ke 3 ini sebanyak 36 peserta. Kami masih belum membuka pendaftar dari luar Pangandaran. Mudah-mudahan ke depan bisa menerima peserta dari luar,” pungkasnya.

Sekretaris Komunitas KOI Pangandaran Arif Rahman Hakim menambahkan komunitas ini masih baru. Tetapi setelah seringnya silaturahmi antar penghobi dan pecinta ikan koi ternyata Pangandaran memiliki potensi luar biasa. Budidaya ikan hias koi mulai dari peternak indukan sampai pemasaran ada.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa menangkap dan mendorong potensi ini sebagai penghasil PAD. Pemda semoga bisa mendukung sepenuhnya langkah serta upaya peningkatan ekonomi masyarakat dari Komunitas KOI Pangandaran ini,” pungkas Arif Rahman Hakim. (Madlani/R9/HR-Online/Editor-Dadang)