Kamis, Juli 7, 2022
BerandaBerita BanjarWarga Banjar Sukses Budi Daya Anggur, Pembeli Bisa Petik Sendiri

Warga Banjar Sukses Budi Daya Anggur, Pembeli Bisa Petik Sendiri

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Arif Hidayat, seorang warga Dusun Sinargalih, RT 38/8, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil mengembangkan budi daya buah anggur dengan sistem Green House.

Tak hanya itu, ia juga sukses mengembangkan pembibitan tanaman anggur yang banyak diminati oleh para pembudidaya buah anggur lokal maupun luar daerah.

Arif yang juga pengelola Green House mengatakan, budi daya anggur dengan sistem green house tersebut sudah berjalan sejak tahun 2021 lalu, atau sekitar 1 tahun lebih.

Jumlah pohon yang ia tanam sebanyak 60, dengan luas kebun untuk pengembangan budi daya yaitu sekitar 20 bata.

Adapun pembuatan green house tersebut, katanya, merupakan hasil dari penjualan bibit anggur yang telah dikembangkan sejak 3 tahun lalu.

“Modal awalnya itu dari usaha pembibitan. Setelah itu saya kembangkan lagi untuk membudidaya kebun anggur ini,” kata Arif kepada HR Online, Rabu (22/6/2022).

Lebih lanjut Arif menambahkan, saat ini buah anggur yang dikembangkan dalam green house sudah berjalan sekitar satu tahun lebih. Dan telah satu kali melewati masa panen.

Menurutnya, dalam satu tahun untuk masa panen buah anggur bisa dilakukan sebanyak 2 kali, dengan syarat perawatannya berjalan maksimal.

Pada saat panen perdana, kata Arif, hasilnya cukup maksimal. Buah yang didapat sekitar 1 kuintal lebih, dan sekarang tinggal menunggu masa panen kedua.

“Untuk yang sekarang tinggal menunggu panen kedua. Tapi buahnya nggak begitu banyak, karena masa panennya nggak bersamaan. Sebagian juga sisa masa panen yang pertama,” ujarnya.

Kendala Perluasan Budi Daya Anggur

Sementara, hasil panen perdana sebagian ia jual dengan harga kisaran Rp 100-120 ribu per kilogram. Harga tersebut tergantung jenis buah anggurnya. 

Baca Juga : Berawal dari Hobi, Warga Kawali Ciamis Sukses Tanam Anggur Dalam Pot

Selain itu, warga yang membeli juga bisa langsung datang. Bahkan, mereka bisa memetik buah anggur langsung dari kebun sembari menikmati wisata edukasi buah anggur.

Rencananya, kata Arif, kedepan ingin mengembangkan lagi budi daya buah anggur tersebut secara meluas. Akan tetapi, masih terkendala modal untuk pembuatan media tanam (green house).

“Ada 8 jenis buah anggur yang saya kembangkan. Rencananya saya mau bikin lebih luas, cuma masih terkendala untuk pembuatan green house,” katanya.

“Harapan utama saya, selain budi daya anggur sebetulnya buat motivasi untuk pemanfaatan lahan rumah atau kebun,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)