Senin, Desember 5, 2022
BerandaBerita TerbaruAlasan Tidak Perlu Pakai Retinol, Hati-hati Pilih Skincare!

Alasan Tidak Perlu Pakai Retinol, Hati-hati Pilih Skincare!

Meski kandungan ini menjadi salah satu bintang di dunia skincare, ada alasan tidak perlu pakai retinol. Apabila kamu mengalami kondisi tertentu, retinol bukanlah kandungan skincare yang tepat untuk kulitmu.

Retinol termasuk golongan retinoid turunan vitamin A yang serba bisa. Mulai dari menghilangkan kerutan dan garis halus hingga menyamarkan bekas jerawat, kemampuannya bagai keajaiban. Tidak heran kalau produk yang mengandung retinol laris manis sebagai anti aging skincare.

Akan tetapi di balik kehebatannya, tidak semua orang bisa cocok dengan kandungan ini. Ketahui alasan tidak perlu pakai retinol agar kamu punya pertimbangan matang sebelum beli skincare. Yuk lebih selektif memilih produk!

Ini Alasan Tidak Perlu Pakai Retinol

Sebagai kandungan anti aging atau awet muda, bahan aktif satu ini memang cukup ampuh dalam meremajakan kulit. Namun, jika kamu tergolong dalam kondisi di bawah ini maka sebaiknya tidak perlu ikutan pakai.

Usia Masih Terlalu Muda

Anak-anak muda masa kini atau Gen Z memang lebih cepat paham soal skincare. Adanya pengaruh sosial media membuat muda-mudi semakin terdorong untuk mencoba skincare terbaru yang sedang viral. Akan tetapi, ada alasan tidak perlu pakai retinol bagi kamu yang masih terlalu muda.

Baca Juga: Produk Kecantikan yang Rilis Juli 2022, Ada Maskara Pencakar Langit!

Tidak ada patokan kapan seseorang harus mulai menggunakan skincare anti aging. Namun jika kamu masih berusia belasan tahun, belum punya kerutan dan tidak punya jerawat, artinya kamu belum membutuhkan skincare dengan bahan ini.

Di usia ini sebaiknya fokus pada basic skincare yang bisa melembabkan kulit atau mengontrol produksi minyak.

Sedang Dalam Masa Kehamilan

Kehamilan menjadi alasan tidak perlu pakai retinol. Bahan aktif ini berbahaya bagi kondisi janin karena dapat terserap ke dalam aliran darah dan menembus plasenta. Pemakaian retinol saat hamil bisa meningkatkan resiko bayi lahir cacat atau gangguan fungsi mental.

Tak hanya retinol, penggunaan vitamin A saat masa kehamilan juga bisa menyebabkan keguguran.

Golongan retinoid hadir dalam beberapa nama, yaitu tretinoin, alitretinoin, retinoic acid, dan retinyl linoleate. Apabila kamu sedang mencari skincare saat hamil, hindari produk yang mengandung bahan-bahan ini!

Baca Juga: Serum Lokal dengan Centella Asiatica, Aman untuk Kulit Sensitif

Belum Punya Kerutan dan Jerawat

Retinol akan menjadi sangat bermanfaat untuk kamu yang sudah memiliki tanda-tanda penuaan seperti garis-garis di area dahi, kerutan sekitar mata, dan smile lines.

Jika kamu memiliki kulit yang masih kenyal dan mulus, maka itulah alasan tidak perlu pakai retinol.

Namun, bukan berarti kamu gak perlu merawat kulit. Ada beberapa kandungan yang aman untuk semua usia dan kondisi serta aman dipakai bersamaan.

Niacinamide, hyaluronic acid, dan ceramide adalah beberapa kandungan skincare yang bisa menjaga kulit tetap glowing.

Punya Kulit yang Sangat Kering

Pemakaian retinol cenderung membuat kulit jadi lebih kering, sehingga kita harus menggunakan produk tambahan yang memberi kelembaban ekstra.

Retinol juga membuat kulit jadi lebih sensitif saat terkena matahari dan mengalami kemerahan. Oleh karena itu, pemakaian retinol lebih dianjurkan pada malam hari sebelum tidur.

Mengingat dampaknya cukup besar, kulit yang sangat kering menjadi alasan tidak perlu pakai retinol.

Ada baiknya kamu fokus dengan kandungan skincare yang melembabkan, seperti vitamin E dan hyaluronic acid. Apabila kelembaban kulit terjaga, penuaan juga bisa dicegah sedari dini.

Baca Juga: Manfaat Niacinamide bagi Kulit, Wajah Cerah Anti Kilang Minyak

Jenis Kulit Sensitif

Perlu diingat bahwa retinol adalah kandungan skincare yang kuat, sehingga kita perlu menggunakannya dengan hati-hati.

Ada beberapa aturan yang harus kamu pahami terlebih dulu sebelum memakai skincare dengan retinol. Namun, jika kulit kamu tergolong sensitif sebaiknya hati-hati!

Jika kulitmu mudah mengalami iritasi, punya riwayat eksim dan bekas luka, maka kamu punya alasan tidak perlu pakai retinol.

Kulit yang sensitif sebaiknya menggunakan produk-produk dengan formula lembut. Alangkah lebih baik jika produk dites dulu ke kulit area samping leher, biarkan selama 24 jam untuk melihat reaksinya.

Itulah beberapa kondisi kulit yang tidak membutuhkan retinol. Akan tetapi, jangan berkecil hati jika kamu punya kulit sensitif namun sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Ada alternatif yang lebih aman dan minim iritasi, salah satunya adalah bakuchiol. Walaupun cara kerjanya tidak secepat retinol, namun bakuchiol juga bisa memberi perubahan yang signifikan dalam pemakaian rutin. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)