Jumat, Oktober 7, 2022
BerandaBerita TerbaruCatalytic Converter Mobil Mengatasi Munculnya Polusi Udara

Catalytic Converter Mobil Mengatasi Munculnya Polusi Udara

Catalytic converter mobil menjadi komponen yang bisa mengurangi polusi dari gas buang. Sebaiknya Anda tahu penjelasan dan fungsinya.

Mobil menjadi alat transportasi yang cukup populer hingga saat ini. Bahan bakar yang digunakan bisa mengakibatkan polusi udara.

Sehingga masalah ini menjadi perhatian khusus oleh pemerintah dan masyarakat. Adanya peningkatan polusi udara akan berdampak buruk terhadap kesehatan semua orang.

Banyak cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Seperti salah satunya yaitu terciptanya komponen yang disebut dengan catalytic converter mobil.

Solusi untuk mengatasi masalah gas buang dari kendaraan bisa dengan komponen yang satu ini. Anda bisa menemukannya di mobil keluaran terbaru.

Jika Anda masih merasa bingung dan belum memahami komponen tersebut bisa simak ulasan yang akan kami berikan.

Baca Juga: Penyebab Knalpot Mobil Ngebul, Masalah Terjadi pada Komponen Mesin

Mengenal Apa itu Catalytic Converter Mobil

Seperti yang sudah dilakukan sejak awal jika mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan fitur canggih dan modern yaitu catalytic converter.

Sayangnya belum banyak yang memahami dan tahu apa sebenarnya komponen tersebut. Padahal dengan adanya komponen tersebut mampu memberikan peran yang cukup penting.

Komponen tersebut erat kaitannya dengan gas buang atau polusi udara. Mengingat qas buang kendaraan mengandung polutan sudah pasti berbahaya.

Tidak hanya pada manusia, namun juga pada lingkungan. Karena inilah mengapa catalytic converter kini sudah tersedia di beberapa merek mobil terbaru.

Komponen yang satu ini adalah alat yang terpasang pada setiap mobil baik itu tipe diesel maupun bensin. Komponen tersebut berfungsi untuk dapat mengurangi emisi gas buang karbon dari kendaraan.

Ada beberapa jenis emisi gas buang yang masuk dalam polutan. Mulai dari nitrogen oksida, karbon monoksida, hidrokarbon, dan masih banyak yang lainnya.

Catalytic converter memiliki bentuk yang unik dan menarik. Bentuknya hampir sama dengan sarang lebah yang berperan sebelum akhirnya emisi gas buang keluar melalui knalpot.

Komponen tersebut berada dalam knalpot dan berfungsi menyaring polutan sebelum dikeluarkan ke udara. Komponen catalytic converter sudah hadir sejak tahun 2007 hanya saja tidak semua mobil memilikinya.

Semua mobil yang memiliki mesin diesel dan bensin wajib menggunakan komponen yang satu ini. Karena bahan komponen terbuat dari platinum maka harganya cukup mahal.

Baca Juga: Pemeliharaan Sistem AC Mobil Mempengaruhi Keawetan Komponen

Cara Kerja Catalytic Converter

Sepertinya dengan adanya komponen ini membantu mengurangi risiko munculnya polusi udara ke permukaan. Namun dengan komponen yang satu ini akan membantu untuk mengelola gas buang mobil.

Komponen yang digunakan memiliki masa pakai tersendiri. Banyaknya mobil yang kini beredar di jalan juga berdampak buruk.

Dampak yang satu ini juga membantu mengakibatkan polusi yang cukup serius. Untuk mengatasi hal ini, maka ada peraturan yang mewajibkan semua mobil bahan bakar bensin menggunakan katalis.

Jenis Catalytic Converter

Komponen catalytic converter mobil beran cukup penting ini bisa mengurangi timbulnya solusi yang tepat. Sistem yang satu ini cukup besar dan menyenangkan.

Sistem yang satu ini mampu menyaring polutan dengan baik. Ada 3 jenis dari catalytic converter yaitu:

Three Way Catalyst

Ada jenis Three Way Catalyst mobil yang kini bisa Anda temukan dengan mudah. Salah satu jenis catalytic converter ini paling ideal dan dapat diubah menjadi zat non polusi.

Namun agar alat dapat bekerja ada syarat yang perlu terpenuhi yaitu udara dan bensin harus bersih dan memiliki nilai yang sedekat mungkin. Jika berhasil akan membuat purification rate cukup tinggi.

Oxidation Catalyst

Sedangkan untuk jenis catalytic converter mobil yang kedua ini disebut juga dengan CCO. Cara kerjanya yaitu untuk mereaksikan Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) dengan oksigen.

Sebenarnya hasil pembakarannya tidak mengeluarkan potensi polusi yang cukup besar.

Harus selalu ada udara murni yang masuk ke konverter. Hanya saja jenis oxidation catalyst tidak mengurangi Nitrogen oksida (NOx) dalam kapasitas besar.

Baca Juga: Penyebab Kompresor AC Mobil Macet, Jangan Dianggap Sepele

Three Way Catalyst dan Oxidation Catalyst

Sedangkan untuk jenis yang ketiga ini adalah kombinasi sistem keduanya. Sistem ini menciptakan kinerja yang lebih banyak polusi daripada udara.

Hal ini terjadi karena mengandalkan sistem emission control dan sistem oxidation catalyst.

Mengingat fungsi catalytic converter mobil cukup penting penting adanya pada bagian kendaraan saat ini. Sehingga akan mengurangi polusi udara yang semakin buruk. (R10/HR-Online)