Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita TerbaruDormant Black Hole di Luar Bima Sakti, Pertama dalam Sejarah!

Dormant Black Hole di Luar Bima Sakti, Pertama dalam Sejarah!

Dormant black hole berukuran sangat besar telah para ilmuwan temukan. Lubang hitam ini berada di luar galaksi Bima Sakti.

Penemuan ini sangat menggairahkan karena menjadi lubang hitam dormant pertama yang pernah terdeteksi di luar dari galaksi Bima Sakti.

Sebelumnya para peneliti dari University of Sheffield sudah melakukan pencarian terhadap sistem biner lubang hitam selama lebih dari dua tahun. Kini mereka menemukan lubang hitam yang bernama VFTS243.

Baca Juga: Misteri Isi Lubang Hitam Akhirnya Berhasil Ilmuwan Ungkap?

Temuan Dormant Black Hole Pertama di Luar Bima Sakti

Sekelompok peneliti asal Eropa telah berhasil menemukan lubang hitam Dormant yang terlihat jelas untuk pertama kalinya.

Penemuan lubang hitam satu ini berbeda dari biasanya. Sebab, letak dari lubang hitam ini sangat tidak biasa.

Melansir dari The Guardian, peneliti dari Universitas Sheffield menjelaskan bahwa lubang hitam Dormant ini menjadi yang pertama kali terdeteksi berada di luar galaksi Bima Sakti.

Black hole tersebut kemudian mereka beri nama dengan kode VFTS243.

Penelitian yang Panjang

Untuk menemukan lubang hitam ini tentu tidak dapat dikatakan mudah. Para ilmuwan harus melalui penelitian serta pencarian yang panjang.

Keberadaan lubang hitam Dormant berhasil terdeteksi menggunakan 6 tahun pengamatan Nebula Tarantula dengan instrumen spektrograf yang ada di Teleskop Observatorium Eropa Selatan.

Bahkan, para peneliti telah mencari sistem biner black hole selama lebih dari dua tahun sebelum akhirnya menemukan VFTS243.

Profesor Astrofisika bernama Paul Crowther menggambarkan lubang hitam Dormant VFTS243 sebagai penemuan yang sangat menarik.

Baca Juga: Misi Satelit IXPE Pelajari Lubang Hitam dan Bintang Neutron

Berukuran 9 Kali Massa Matahari

Hal yang perlu Anda ketahui adalah ukuran dari black hole ini sangat besar. Dormant Black Hole yang baru saja ditemukan memiliki setidaknya 9 kali massa Matahari.

Black hole tersebut juga terlihat mengorbit pada bintang biru dengan berat yang mencapai 25 kali lipat dari Matahari.

Ilmuwan luar angkasa mengungkapkan bahwa kemunculan dari black hole VFTS243 ini tercipta tanpa adanya tanda-tanda ledakan dari supernova di dekatnya.

Hal tersebut juga Profesor Crowther konfirmasi. Ia mengatakan bahwa black hole VFTS243 tercipta tanpa adanya ledakan supernova sebelumnya.

Menurutnya masih ada banyak sekali implikasi untuk asal dari black hole yang terbentuk di ruang angkasa.

Black hole atau lubang hitam sendiri memang merupakan salah satu objek luar angkasa yang keberadaannya sudah banyak terdeteksi.

Umumnya lubang hitam akan tercipta saat ada sebuah bintang sekarat, setelah itu runtuh di bawah gravitasinya sendiri.

Kemudian dalam sistem biner antara 2 bintang yang berputar satu sama lain, proses ini membuat black hole akan menjadi pendamping dari bintang yang masih bercahaya.

Baca Juga: Lubang Hitam di NGC 1850 Tertangkap Very Large Telescope

Lubang hitam akan ilmuwan kategorikan sebagai ‘Dormant’ atau sudah tidak aktif jika tidak lagi memancarkan sinar-X tingkat tinggi.

Itulah kenapa Dormant black hole sulit terdeteksi keberadaannya karena ilmuwan akan melihat sinyal dari sinar X-ray untuk bisa menemukan lokasinya. (R10/HR-Online)