Kamis, Oktober 6, 2022
BerandaBerita TerbaruGejala Saat Akan Melahirkan, Ibu Hamil Wajib Tahu Ciri-Cirinya!

Gejala Saat Akan Melahirkan, Ibu Hamil Wajib Tahu Ciri-Cirinya!

Mengenal gejala saat akan melahirkan sangat penting, khususnya bagi wanita yang sedang hamil. Hal ini agar proses persalinan lebih terjaga dan dapat pertolongan langsung dari dokter dan bidan yang memang terlatih.

Tanda-tanda menjelang kelahiran dapat kita tinjau dari beberapa hal. Seorang ibu hamil yang kandungannya telah mencapai usia 9 bulan harus tetap siaga jika suatu saat sang bayi sudah waktunya untuk lahir ke dunia.

Meskipun demikian tak jarang juga para ibu yang melahirkan bayinya dalam keadaan prematur. Istilah sederhananya bayi belum matang dalam usia kandungan atau kurang dari 9 bulan.

Untuk lebih mudah dalam mengenal gejala saat akan melahirkan, Anda harus mengetahui dulu bahwa kondisi normal untuk melahirkan adalah ketika usia kandungan mencapai 9 bulan.

Ketika usia kandungan telah mencapai puncaknya, ibu hamil pasti mengalami tanda-tanda bahwa akan melahirkan. Tetapi, jika anda telah mencapai usia kandungan 9 bulan tapi masih belum ada tandanya sebaiknya jangan khawatir.

Konsultasikan secara rutin kepada dokter atau ahli kandungan karena bisa jadi ini karena siklus menstruasi yang tidak teratur atau lama.

Baca Juga: Pantangan Makanan Setelah Melahirkan yang Harus Dihindari

Dokter atau ahli kandungan bisa mengambil tindakan atas keluhan si ibu. Utamanya jika memang sudah penting sekali. Seperti dengan melakukan kelahiran dengan operasi caesar.

Kenali Gejala Saat Akan Melahirkan

Hal yang paling penting bagi ibu hamil adalah ketika ketuban sudah pecah atau keluar. Anda perlu segera bergegas untuk memanggil bidan atau pergi ke rumah bersalin terdekat.

Tidak sedikit kasus kelahiran mendadak yang membuat ibu hamil melakukannya pada tempat yang tidak semestinya. Nah, berikut ini  beberapa gejala saat akan melahirkan yang sebaiknya ibu hamil tahu dan kenali.

Kontraksi atau Mulas

Kedua tanda ini juga merupakan hal yang sudah seharusnya terjadi. Kontraksi ini bermula ketika tekanan pada bagian punggung kemudian maju ke bawah perut. Sering kondisi ini seperti sakit menstruasi.

Kontraksi tersebut akan semakin teratur seiring dengan pembukaan cervix yang sudah penuh. Mula-mula kontraksi muncul selang 15 – 20 menit ketika pembukaan 1 hingga 4 cm.

Frekuensi semakin kuat dan meningkat sampai selang 3 – 5 menit sekali. Namun ketika selang 10 menit ketuban sudah keluar atau pecah maka jangan ragu untuk segera ke bidan atau rumah sakit terdekat.

Nyeri Pada Bagian Selangkangan

Gejala saat akan melahirkan umumnya berawal dengan nyeri pada bagian selangkangan. Hal ini terjadi karena dorongan kepala bayi yang akan keluar sudah mulai turun menekan dari rahim untuk ke arah pelvis (panggul).

Baca Juga: Makanan yang Baik untuk Ibu Hamil Muda, Ini Daftar Pilihannya!

Sebelumnya hal ini dapat terjadi pula karena dengan otomatis tubuh akan mensekresikan hormon progesteron yang berfungsi untuk melunakkan jaringan yang ada sekitar leher rahim (cervix) dan panggul (pelvis).

Lendir Kental Berwarna Merah Keluar

Tanda-tanda selanjutnya akan keluar lendir kental berwarna merah. Ketika janin masih berada dalam rahim, janin terlindungi oleh mucus. Mucus ini berupa lendir yang seolah menyumbat janin pada daerah serviks atau mulut rahim.

Ketika tiba saatnya untuk kelahiran, lendir kental atau mucus tersebut pun terbuka dan turun keluar melalui vagina. Lendir kental tersebut berwarna merah karena bercampur juga dengan darah.

Nyeri Pada Panggul dan Tulang Belakang

Timbulnya rasa nyeri pada bagian panggul (palvis) dan tulang belakang (vertebrae) juga bisa menjadi gejala saat akan melahirkan.

Baca Juga: Cara Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil dan Mengatasi Keluhannya

Wanita hamil yang akan melahirkan akan sering merasakan nyeri pada bagian panggul dan tulang belakang. Hal ini karena pergerakan bayi yang mulai menekan ke vertebrae dan mendorong untuk keluar.

Ketuban Pecah

Tanda-tanda melahirkan yang terakhir yaitu terjadinya ketuban pecah. Air ketuban pecah ini tidak terasa sakit karena seperti air mengalir keluar dan karena membran ketuban tidak memiliki saraf.

Ini merupakan cairan amniotik atau cairan dari membran pelindung janin yang steril yang berperan sebagai pembersihan jalan persalinan. Ketika ibu sudah mengalami ketuban pecah, maka proses persalinan siap untuk dimulai.

Faktor yang mempengaruhi kelahiran cukup banyak. Untuk itu penting bagi Anda untuk selalu siap sedia setiap saat menghadapi kelahiran mendadak.

Penting selalu berkomunikasi dengan tim pendukung kesehatan Anda, terutama pasangan anda untuk mengkoordinasikan semuanya.

Demikian beberapa gejala saat akan melahirkan yang penting Ibu hamil ketahui. Namun untuk memastikannya sebaiknya Anda konsultasikan kepada dokter sebelum usia kandungan mencapai 9 bulan. (R11/HR-Online/Editor-Ndu)