Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita CiamisKadinkes Ciamis Sebut Keberadaan Asklin Ciamis Sangat Penting

Kadinkes Ciamis Sebut Keberadaan Asklin Ciamis Sangat Penting

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dr Yoyo mengatakan, bahwa keberadaan Asosiasi Klinik (Asklin) sangat penting.

Terlebih menurutnya dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga masyarakat. “Karena klinik bukan hanya tempat pengobatan saja, terlebih saat ini pandemi covid belum berakhir,” katanya kepada HR Online, Sabtu (7/2/2022).

Sementara berdasarkan aturan yang ada, Yoyo menjelaskan bahwa klinik untuk bisa menjalankan layanan kesehatan harus terakreditasi terlebih dahulu.

Baca Juga : Ketua Asklin Ciamis Ajak Anggotanya Jadi Mitra Kesehatan Masyarakat

Sehingga dengan adanya Asklin yang menjadi wadah organisasi klinik, maka pemilik klinik saat ini mendapatkan legalitas yang jelas.

Menurutnya, keberadaan Asklin suatu bukti nantinya sudah siap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus mengembangkan layanan bermutu, yang aturan dan standar pelayanan tertuang jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut dr Yoyo menambahkan, Asklin ini merupakan embrio dari kesehatan. Oleh karena itu, kehadirannya harus bisa membantu pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.

Sebab menurut Yoyo, saat ini permasalahan nasional ada beberapa program layanan yang harus dilakukan di klinik

“Seperti pengawasan oleh Asklin, dan juga Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), dan itu harus dijalankan,” ujarnya.

Bahkan, sambungnya, untuk locus stunting di Kabupaten Ciamis masih ada, namun sudah berkurang.

Sehingga klinik yang juga merupakan mitra pemerintah harus berperan dalam penanggulangan masalah kesehatan, guna membantu melayani masyarakat.

“Terlebih pemerintah sangat terbatas dalam melakukan pelayanan,” katanya.

Yoyo berharap, dengan adanya keberadaan Asklin, bisa lebih membantu dalam masalah pelayanan kepada masyarakat.

“Hal itu sesuai motonya yaitu penguatan peran Asklin dalam pembangunan kesehatan di era JKN dan juga pandemi,” pungkasnya. (ES/R5/HR-Online/Editor-Adi)