Jumat, Oktober 7, 2022
BerandaBerita CiamisLaris! Urung Ketupat Dibuat Dadakan di Pinggir Jalan, Dijual Seribuan di Ciamis

Laris! Urung Ketupat Dibuat Dadakan di Pinggir Jalan, Dijual Seribuan di Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Menjelang hari raya Idul Adha 1443 H, menjadi keberkahan tersendiri bagi sebagian kalangan. Salah satunya para penjual urung ketupat yang berada di Jalan Pasar Subuh, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Para penjual urung ketupat berjejer di tepi jalan Pasar Subuh Ciamis. Menariknya, urung ketupat yang dijual itu dibuat secara dadakan di lokasi. 

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pemkab Ciamis Dapat 3 Ekor Sapi dari Bank BJB

Salah satu penjual urung ketupat, Mak Eni mengatakan, ketupat yang dijual olehnya itu dengan harga Rp 8.000 satu ikatnya dengan isi 10 buah ketupat. Namun, jika beli satuan Ia menjual hanya Rp 1.000. 

“Alhamdulilah, sebanyak 200 buah ketupat telah terjual. Saya jualan dari hari kemarin, dan saat ini hanya sisanya saja,” katanya, Sabtu (9/7/2022). 

Mak Eni mengak saat ini hanya membawa stok sedikit kurang lebih hanya sekitar 350 buah. Hal itu mengingat, penjual ketupat juga banyak di Ciamis. 

“Hanya sedikit sih, jualan ketupat itu hanya sampingan saja setahun 2 kali. Biasanya saya jualan kopi di Jalan Pasar Subuh ini. Jadi ini hanya memanfaatkan momentum Idul Adha,” ucapnya.

Penjual Urung Ketupat dari Luar Kota

Oman yang merupakan penjual ketupat asal Manonjaya, Tasikmalaya mengaku, Ia dan beberapa temannya rutin setiap menjelang Idul Adha atau Idul Fitri selalu menjual ketupat di Pasar Subuh Ciamis dan di dalam Pasar Manis Ciamis.

“Harganya sama saja Rp 8.000 satu iketnya. Biasanya saya jualan di dalam Pasar namun karena tadi kesiangan jadinya hanya di tepi jalan saja,” ucapnya.

Menurutnya, tahun ini lumayan ada peningkatan dari tahun sebelumnya, mungkin dampak karena saat ini pandemi landai tidak banyak kasus seperti tahun kemarin.

“Alhamdulilah, meskipun jualan di tepi jalan tapi ada aja pembelinya. Sampai saat ini baru terjual sekitar 20 iket, saya hanya bawa stok sekitar 500 buah,” tuturnya. 

Sementara itu, salah satu pembeli, Rega mengatakan, pihaknya membeli ketupat disini karena terbilang murah dan terjangkau. 

“Biasanya kalau di dalam itu di kisaran Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu jadi terhitung mahal bagi saya mah. Ketupat itu buat besok lebaran,” pungkasnya. (Ferry/R7/HR-Online/Editor-Ndu)