Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita TerbaruMematikan Motor Matic dengan Standar, Aman? Ini Penjelasannya!

Mematikan Motor Matic dengan Standar, Aman? Ini Penjelasannya!

Mematikan motor matic dengan standar memang menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang, karena ada yang belum tahu apa saja dampaknya.

Terkait hal itu rupanya fitur modern kini sudah ada pada banyak motor keluaran terbaru, sebut saja seperti side stand switch.

Ini merupakan fitur terbaru yang hanya ada pada beberapa tipe kendaraan saja, terutama motor skuter matik. Lalu apa fungsi dari fitur tersebut.

Apakah berbahaya jika sering mematikan mesin dengan fitur tersebut? Simak jawabannya ini!

Baca Juga: Penyebab Idle Motor Tidak Stabil pada Tipe Injeksi, Ini Ulasannya

Mematikan Motor Matic dengan Standar, Apakah Ini Berdampak Buruk?

Khususnya pada motor-motor keluaran terbaru, maka kini sudah semakin modern menggunakan fitur keren dan lebih canggih tentunya.

Sebut saja seperti side stand switch yang menjadi salah satu fitur atau teknologi untuk memudahkan dalam mengoperasikan motor matik.

Pasalnya teknologi ini akan membuat mesin motor langsung mati apabila penggunanya langsung menurunkan standar samping motor tersebut. Nah, pada bagian pangkal standar maka akan terhubung dengan ECU guna memutus sistem pengapian secara otomatis.

Ketika standar samping Anda gunakan, maka motor mesin pun tidak akan bisa menyala sehingga potensi kecelakaan karena tuas gas yang berputar. Akan tetapi berkat adanya kecanggihan ini, maka banyak yang mematikan motornya dengan standar samping.

Baca Juga: Cara Menarik Gas Motor yang Benar Saat Berada di Jalan Raya

Cara Kerja

Mematikan motor matic dengan standar sepertinya harus Anda ketahui tentang sejumlah bahayanya. Namun sebelum mengetahuinya, maka Anda harus tahu bagaimana cara kerja fitur side stand switch pada kendaraan tersebut.

Jadi cara kerja fitur ini cukup sederhana, pada bagian titik pivot ada saklar yang terhubung dengan Engine Control Module. Ketika standar samping Anda turunkan, maka ECM akan langsung memutus pengapian mesin.

Sehingga jika sudah seperti ini maka mesin pun tidak akan bisa hidup dengan cara apapun itu. Sehingga hadirnya fitur ini bertujuan sebagai pengingat bagi penggunanya agar melipat standar samping sebelum akhirnya berkendara.

Baca Juga: Penyebab Motor Tidak Dapat Digas Tinggi dari Beberapa Aspek, Apa Saja?

Bahaya Mematikan Mesin dengan Standar Samping

Sepertinya banyak pengguna yang justru belum mengetahui fungsi yang sebenarnya akan fitur itu.

Karena memiliki fungsi untuk mematikan mesin, maka tidak sedikit pula motor matic yang lebih memilih mematikan mesin dengan cara menurunkan standar samping dan bukan dari kontak.

Meskipun tidak ada aturan baku yang melarangnya, namun perilaku seperti itu harus kita hindari dan jangan kita ulang-ulang. Karena khawatirnya pada waktu tertentu dan saat mesin sudah mati namun motor langsung ditinggal begitu saja.

Padahal sistem kelistrikannya masih aktif dan kunci kontaknya masih nyantol, sehingga ini sangat membahayakan. Bahkan pada beberapa kasus bahwa kelupaan seperti ini memang ada dan bisa menyebabkan aki menjadi cepat tekor.

Karena dalam kondisi seperti itu tidak ada pengisian listrik, akan tetapi lampu masih dalam kondisi menyala.

Mematikan motor matic dengan standar samping sebenarnya tidak ada salahnya, namun jika dibiasakan berulang maka juga akan membahayakan. (R10/HR-Online)