Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita TerbaruNebula Cincin Selatan, Awan Gas yang Mengelilingi Bintang Sekarat

Nebula Cincin Selatan, Awan Gas yang Mengelilingi Bintang Sekarat

Nebula Cincin Selatan berhasil tertangkap oleh kamera Teleskop Luar Angkasa James Webb. Teleskop satu ini berhasil memberikan gambar yang sangat menakjubkan.

James Webb sendiri merupakan sebuah observatorium angkasa yang sangat canggih. Teleskop ini dapat mengambil gambar objek dengan resolusi yang cukup tinggi.

Observatorium angkasa satu ini mendapat pengoptimalan untuk tugas pengamatan dalam spektrum inframerah. Tidak heran jika Teleskop James webb menjadi pengganti Teleskop Hubble dan juga Teleskop Spitzer.

Baca Juga: Nebula Terbesar di Alam Semesta yang Tertangkap Teknologi Manusia

Teleskop James Webb Tangkap Foto Nebula Cincin Selatan

Teleskop James Webb ini kembali mengungkap foto hasil tangkapan mereka. Kali ini mereka mengungkap sebuah Nebula Cincin dengan detail yang sangat menakjubkan.

Nebula Cincin ini merupakan cincin gas yang terbentuk dari ledakan kematian sebuah bintang. Melalui foto yang Webb hasilkan, terlihat adanya sistem bintang ganda pada bagian pusatnya.

Objek luar angkasa ini terletak di jarak sekitar 2.000 tahun cahaya. Cincin Selatan adalah sebuah nebula planet atau awan gas yang mengembang di sekitar bintang sekarat.

Setelah bintang kerdil putih meledakkan semua lapisan luarnya, maka bintang sekarat yang berada di jantung nebula itu menjadi sangat panas.

Alhasil, mereka akan melepaskan radiasi ultraviolet yang intens. Hal itu menyebabkan gas di sekitarnya akan menyala.

Baca Juga: Nebula Mirip Godzilla Tampak pada Rasi Bintang Sagitarius Lewat Spitzer

Merupakan Bintang Biner

Seorang astrofisikawan bernama Karl Gordon mengatakan bahwa timnya mengetahui bahwa ini merupakan sistem bintang biner.

“Kami tahu ini merupakan bintang biner, tetapi kami tidak bisa melihat berapa banyak bintang yang sebenarnya menghasilkan nebula,” ujar Gordon.

Menurut keterangan, bintang tersebut merupakan sebuah bintang besar yang kemudian meledak menjadi supernova. Karena ledakan tersebut, maka kini bintang menjadi katai putih yang pudar.

Sebagian massa bintang tersebut pada akhirnya membentuk Nebula Cincin Selatan yang bergerak keluar dengan kecepatan 14 kilometer per detik.

Di gambar yang Webb bagikan, terlihat bahwa terdapat dua bintang pada bagian pusatnya. Salah satu bintang yang terlihat lebih redup merupakan katai putih.

Selama hidupnya, katai putih tersebut memiliki massa yang mencapai delapan kali Matahari. Sementara bintang yang lebih terang masih berada pada tahap evolusinya dan suatu hari nanti juga akan meledak menjadi nebulanya sendiri.

Teleskop James Webb berhasil mengubah radiasi inframerah dan sinar-x lembut di dalam nebula tersebut dengan Infrared Instrument atau MIRI.

Baca Juga: Misteri Nebula Cincin Biru Akhirnya Terpecahkan oleh Ilmuwan Astronomi

MIRCam menampilkan awan gas dan juga debu dengan tekstur seperti spons yang penuh gelembung. Gelembung tersebut tercipta akibat adanya angin bintang pada kulit terluar dari Nebula Cincin ini.

Awan yang muncul akan menjadi jaringan filamen biru berbusa di MIRI.

Gas panas terionisasi yang berada di tengah Nebula Cincin Selatan akan terlihat sebagai kabut merah dalam tampian inframerah-tengah dari MIRI, juga sebagai kabut biru dalam foto inframerah-dekat dari NIRCam. (R10/HR-Online)