Minggu, Agustus 7, 2022
BerandaBerita TerbaruPengertian Fasa Zat, Apa Saja Jenis-jenisnya? Ini Dia Penjelasannya!

Pengertian Fasa Zat, Apa Saja Jenis-jenisnya? Ini Dia Penjelasannya!

Pengertian fasa zat merupakan salah satu materi yang ada di dalam ilmu kimia. Setiap zat yang ada di dunia ini tentunya memiliki fasa.

Zat tersebut akan memiliki fasa tertentu pada kondisi tertentu juga. Lantas, apa itu sebenarnya fasa dalam ilmu kimia? Simak berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: Elastisitas Zat Padat serta Besaran Elastisitas Suatu Benda

Apa Itu Pengertian Fasa Zat?

Melansir dari Chemistry Libre Text, fasa merupakan sebuah keadaan yang berbeda dan juga homogen dari suatu sistem yang tidak memiliki batas.

Jadi, fasa tidak akan terlihat memisahkan suatu sistem menjadi beberapa bagian. Secara sederhananya, fasa akan menggambarkan bagaimana bentuk atau wujud dari suatu gas.

Fasa akan sangat berguna dalam membantu menjelaskan peristiwa dari perubahan wujud suatu zat. Perubahan wujud tersebut antara lain seperti menyublim, membeku, mengembun, menguap, hingga mencair.

Terdapat jenis fasa zat yang terbentuk secara alami di alam. Namun, ada empat jenis yang paling umum yaitu gas, plasma, padatan, dan cairan.

Fasa Zat Padat atau Solid

Jenis pertama ini adalah padatan atau yang kerap disebut sebagai solid. Zat dengan fasa padat ini memiliki molekul yang terikat secara rapat.

Melansir dari Encyclopedia Britannica, fasa padat memiliki kemampuan untuk menahan gaya yang ada padanya, baik itu secara tegak lurus maupun sejajar dengan permukaannya.

Contoh benda yang memiliki fasa padat pada suhu ruang adalah kayu, batu, gula, tanah, pasir, dan juga logam.

Baca Juga: Pengertian Zat Tunggal Dalam Kimia yang Terdiri dari Unsur dan Senyawa

Fasa Zat Cair

Selanjutnya ada fasa zat cair. Pengertian fasa zat cair ini memiliki bentuk cairan yang tersusun atas molekul yang kurang padat.

Zat yang ada di dalam fasa cair memiliki bentuk yang mengikuti bentuk wadahnya dalam pengaruh gaya gravitasi. Meski bentuk fasa cair mengikuti bentuk wadahnya, tetapi zatnya tetap memiliki volume yang tetap.

Beberapa contoh benda dengan fasa cair dalam suhu ruangan adalah air, darah, madu, susu, dan juga bromin.

Fasa Zat Gas

Melansir dari NASA Glenn Research Center, fasa gas adalah sebuah zat yang memiliki gaya molekul sangat lemah. Fasa gas ini juga mengambil bentuk dan volume yang sama seperti wadahnya.

Hal tersebut terjadi karena gaya molekul cukup lemah sehingga membuat molekul gas bergerak dengan bebas dan mengisi wadahnya.

Kemudian, volume gas tersebut dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan volume wadahnya.

Anda dapat menemukan fasa gas dalam suhu ruangan pada benda seperti karbon dioksida, oksigen, hidrogen, helium, xenon, radon, nitrogen, dan juga ozon.

Baca Juga: Gaya Antar Molekul dalam Pembahasan Kimia, Ini Penjelasan Lengkapnya

Fasa Zat Plasma

Terakhir adalah fasa plasma. Jika melansir dari Plasma Science and Fusion Center Massachusetts Institute of Technology, plasma merupakan sebuah materi yang sangat panas sehingga elektron terlepas dari atom untuk membentuk gas terionisasi.

Istilah plasma sendiri jarang terdengar daripada jenis fasa zat lainnya. Namun, plasma merupakan fasa zat paling banyak menyusun pada tata surya ini.

Pusat tata surya, yaitu Matahari yang terbuat dari plasma. Sehingga hampir 99 persen tata surya kita ini terbentuk dari plasma.

Contoh lain pengertian fasa zat plasma selain Matahari adalah petir, bintang, gas, lampu neon, dan ekor komet. (R10/HR-Online)