Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita TerbaruPuasa Sunnah Dzulqa'dah Memiliki Keutamaan Pahala Dilipatgandakan

Puasa Sunnah Dzulqa’dah Memiliki Keutamaan Pahala Dilipatgandakan

Puasa sunnah Dzulqa’dah menjadi salah satu amalan yang bisa menyebabkan bertambahnya jumlah pahala kita. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Dzulqa’dah itu merupakan bulan ke-11 dalam penanggalan Islam atau bulan Hijriyah.

Allah SWT juga memuliakan bulan ke-11 ini karena termasuk bulan yang haram ataupun suci. Tidak hanya itu saja, bulan Dzulqa’dah juga merupakan salah satu bulan yang termasuk ke dalam bulan haji.

Bulan Dzulqa’dah ini juga termasuk dalam 4 bulan haram serta Allah muliakan. Maka dengan demikian itu sebagai umat muslim kita juga dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah.

Terlebih lagi pahala melakukan amal ibadah pada bulan ini juga akan Allah lipat gandakan.

Sebenarnya terdapat banyak amalan yang bisa kita lakukan pada bulan ke-11 ini. Tetapi salah satu amalan yang menjadi anjuran adalah untuk menjalankan ibadah puasa sunnah.

Karena merupakan puasa sunnah, jadi tidak semua orang wajib melaksanakannya. Puasa tersebut hanya berlaku bagi orang-orang yang mau mendapatkan pahala dari Allah dengan jumlah yang sudah Allah lipat gandakan.

Sebelumnya, sudah Pernahkah Anda melaksanakan amal ibadah puasa sunnah pada bulan Dzulqa’dah?

baca juga: Waktu Puasa Syawal Lebih Afdal Pada Waktu Ini, Jangan Sampai Salah

Puasa Sunnah Dzulqa’dah Banyak Pahala

Perlu Anda ketahui dalam hadits riwayat Bukhari menjelaskan bahwa 1 tahun itu terdiri dari 12 bulan. Dalam 12 bulan tersebut terdapat 4 bulan yang sangat suci.

4 bulan tersebut secara berurutan yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, kemudian ada bulan Rajab.

Salah satu alasan mengapa bulan Dzulqa’dah banyak yang menganggap sebagai bulan yang haram atau suci adalah karena pada zaman Rasulullah bulan tersebut tidak ada peperangan.

Alasannya adalah sebuah kezaliman yang dilakukan pada bulan haram itu merupakan sebuah perbuatan dosa.

Seperti penjelasan sebelumnya yang mengatakan bahwa bukan hanya sebagai bulan yang haram, tetapi umat muslim juga mendapatkan anjuran untuk memperbanyak melakukan ibadah.

Sebenarnya puasa sunnah Dzulqa’dah itu bisa kita lakukan dengan menjalankan ibadah sunnah puasa Senin Kamis, puasa Ayyamul bidh, dan puasa sunnah lainnya.

Tapi ingatlah, bukankah segala hal yang kita lakukan itu sangat tergantung kepada bagaimana niat yang sudah kita lafadz-kan.

Namun, niat itu sendiri juga bisa dalam hati tanpa harus menggunakan lisan atau tak butuh didengar oleh banyak orang.

baca juga: Hukum Puasa Syawal di Hari Jumat, Begini Agama Islam Menjelaskan

Niat Puasa Sunnah

Untuk itu, hal penting yang harus Anda ketahui mengenai amalan puasa sunnah Dzulqa’dah ini adalah bagaimana niat yang harus kita ucapkan pada waktu malam hari.

Tenang saja mengenai bacaan niat dari amalan puasa sunnah ini juga sangatlah mudah. Sehingga bagi Anda yang belum menghafal tidak akan kesulitan untuk menghafalkannya, yaitu, “Nawaitu Shauma Ghadin ‘An Adaai Sunnati Dzulqa’dati Lillahi ta’alla”.

Arti bacaan niat tersebut adalah, aku niat untuk menjalankan puasa sunnah bulan Dzulqa’dah sebab Allah semata. Mengenai bagaimana tata cara pelaksanaannya mungkin juga sama dengan ketika kita melaksanakan puasa Ramadhan.

Maksudnya adalah kita juga dianjurkan untuk makan sahur. Kemudian menyegerakan untuk berbuka juga.

Bukan hanya itu saja, hendaknya kita juga berbuka menggunakan yang manis-manis.

Hanya saja titik perbedaan mengenai puasa pada bulan Dzulqa’dah ini adalah bacaan niatnya serta hukum puasanya. Tapi salah satu keistimewaan menjalankan puasa sunnah Dzulqa’dah ini adalah pahala yang akan kita dapatkan akan Allah melipatgandakan.

Jika kita ibaratkan puasa Dzulqa’dah itu sebagai sebuah bisnis, maka kita akan mendapatkan banyak keuntungan bukan?

baca juga: Tips Puasa Senin Kamis Agar Tetap Semangat dan Mudah Menjalankan

Sedekah

Bukan hanya menjalankan puasa sunnah Dzulqa’dah saja. Terdapat banyak amalan lain yang juga menjadi anjuran untuk kita lakukan seperti halnya sedekah.

Mengapa sedekah? Karena sedekah merupakan amal saleh yang pahalanya itu bisa kita rasakan, baik itu saat berada di dunia maupun akhirat.

Pahalanya akan lebih dahsyat apabila kita mampu melakukan sedekah jariyah.

Pahala tersebut juga dapat menyucikan serta membersihkan seseorang dari adanya sifat kikir atau gila harta yang berlebihan. Ketahuilah bahwa menjalankan puasa sunnah Dzulqa’dah ini lebih utama daripada menjalankan amalan sunnah pada bulan lainnya.

Karena pada dasarnya bulan Muharram, Rajab, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah merupakan bulan-bulan yang termasuk bulan paling utama untuk kita melakukan ibadah puasa setelah bulan Ramadhan.

Maka dengan demikian itu tidak heran apabila Allah menjadikan untuk melipatgandakan puasa sunnah Dzulqa’dah bagi siapapun yang mau melaksanakannya.

Niat karena menginginkan pujian dari manusia bukan dari Allah. Sungguh yang demikian itu merupakan salah satu hal yang dapat mengurangi jumlah pahala yang akan kita dapatkan nantinya. (Muhafid/R6/HR-Online)