Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita NasionalUpaya IDNOG Tingkatkan Keahlian Engineer Jaringan Indonesia

Upaya IDNOG Tingkatkan Keahlian Engineer Jaringan Indonesia

Berita Nasional, (harapanrakyat.com),- Indonesia Network Operator Group (IDNOG) berupaya terus melakukan update teknologi dan meningkatkan keahlian para Engineer jaringan Indonesia.

Engineer jaringan memang sangat strategis bagi industri Internet di Indonesia. Tak heran, setiap tahun kebutuhan akan engineer jaringan mengalami peningkatan seiring teknologi jaringan yang terus berkembang.

Mengingat hal tersebut, IDNOG melaksanakan workshop dan konferensi yang akan digelar pada 25 Juli sampai 27 Juli bertempat di Sekretariat Sekretariat Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Gedung Cyber lantai 11, Jalan Kuningan Barat 8, Jakarta Selatan.

Baca Juga: AMSI Cari Role Model Bisnis Digital yang Berkelanjutan

Acara tersebut rutin digelar setiap tahun. Hanya saja karena pandemi, event IDNOG yang tahun ini merupakan ketujuh kalinya harus tertunda dua tahun. Padahal setiap tahunnya, peserta IDNOG rata-rata mencapai 350 orang.

Ketua IDNOG Rommy Kuntoro menjelaskan, konferensi pada 28 Juli terbuka untuk seluruh pengelola jaringan. Dari mulai operator telekomunikasi sampai penyedia jasa internet (ISP).

“Korporasi, pemerintahan, akademi, vendor perangkat keras/lunak, data center, cloud, dan sebagainya,” ujar Rommy Kuntoro dalam keterangan pers IDNOG, Kamis (7/7/2022).

Berbagai narasumber terbaik di bidangnya bakal hadir dalam konferensi ini. Misalnya, Aditya Kaul (Juniper Solution Architect), Achie Atienza (Globe Telecom), Jarod Kuok (Huawei), dan masih banyak lagi.

Dengan pelatihan dan konferensi yang digelar IDNOG diharapkan ekosistem internet Indonesia terus berkembang. Selain itu, para Engineer jaringan Indonesia juga terus berkembang.

Sekilas Profil IDNOG

IDNOG sendiri merupakan perkumpulan nirlaba dan independen. Artinya IDNOG tidak membawahi institusi maupun organisasi apapun.

Visi dari IDNOG adalah sebagai wadah seluruh engineer jaringan di Indonesia untuk saling belajar dan update teknologi baru.

Termasuk berbagi pengalaman dalam mengurus jaringan dan memecahkan masalah seputar jaringan.

IDNOG memiliki komite yang terdiri dari penggiat ISP, operator telekomunikasi, akademisi, regulator di Indonesia dan lainnya.

Duduk sebagai Komite IDNOG di antaranya Wita Laksono dari APNIC, Muhammar Arif (Ketua Umum APJII, Agus Ariyanto, Eko Budhi Harsono, Freddie Pinontoan, Parlindungan Marius, Rommy Kuntoro, Sapto Anggoro, dan juga Valens Riyadi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)