Senin, Desember 5, 2022
BerandaBerita BanjarBanjir Genangan Air di Waringinsari Kota Banjar, 13 Rumah Terdampak

Banjir Genangan Air di Waringinsari Kota Banjar, 13 Rumah Terdampak

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sedikitnya 13 rumah warga di Dusun Sukanagara, RT 1, RW 1, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, terendam banjir genangan air. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (09/8/2022) malam hingga Rabu (10/08/2022) pagi.

Salah seorang warga, Mamat Rahmat mengatakan, genangan air mulai masuk rumah sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, warga tengah dalam keadaan tertidur. Hujan bertambah deras kemudian tiba-tiba air hujan mulai masuk ke dalam rumah warga.

“Hujan turun dari malam sampai pagi. Warga masih pada tidur, lalu air dari arah Utara dan arah Barat masuk ke rumah warga,” tutur Mamat kepada wartawan, Rabu (10/08/2022).

Genangan air yang masuk ke dalam rumah warga tingginya sekitar 40 centimeter. Menurutnya, genangan air bisa sampai masuk ke dalam rumah warga karena daerah itu masuk dataran rendah.

Ditambah lagi hujan turun cukup deras dan saluran drainase yang ada di lingkungan tersebut kurang berfungsi. Sehingga air masuk ke dalam rumah warga.

“Air Sungai Citanduy meluap akibat hujan deras. Selain itu datarannya juga rendah, saluran drainase juga kurang memungkinkan menampung air,” imbuh Mamat.

Baca Juga : 1 Unit Rumah Roboh di Kota Banjar, BPBD Ungkap Penyebabnya

Banjir Genangan Akibat Penyempitan Saluran Drainase

Sementara itu, Kalak BPBD Kota Banjar, Kusnadi mengatakan, banjir genangan tersebut akibat hujan yang turun pada Selasa malam hingga Rabu pagi yang cukup deras.

Apalagi di lokasi tersebut hanya ada satu saluran drainase. Kondisinya juga mengalami penyempitan sehingga arus air menjadi terhambat.

“Dari hasil penelusuran ke lokasi, penyebab genangan air itu karena saluran drainase tersumbat. Drainase yang ada juga kecil jadi tidak bisa menampung debit air,” terang Kusnadi.

Ia menyebutkan, dari hasil asesmen terdapat sedikitnya 13 rumah warga yang terdampak banjir genangan air. Karena kondisi lingkungan tersebut masuk dataran rendah.

Meski begitu, kata Kusnadi, untuk sementara ini tidak ada warga yang mengungsi. Warga masih bisa menempati rumahnya masing-masing. Karena ketinggian air di halaman rumah warga sekitar 20 centimeter.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk solusi drainase itu. Sementara warga tidak ada yang mengungsi, namun kami imbau untuk waspada,” jelasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)