Rabu, September 28, 2022
BerandaBerita TasikmalayaInnalillahi, Terjatuh saat Lomba Balap Karung, Ibu Muda di Tasikmalaya Tutup Usia

Innalillahi, Terjatuh saat Lomba Balap Karung, Ibu Muda di Tasikmalaya Tutup Usia

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Terjatuh saat mengikuti lomba balap karung, seorang ibu di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia. Ibu yang terjatuh saat mengikuti lomba tersebut diketahui bernama Rini (29).

Almarhumah merupakan warga Gunung Bubut, Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Ia meninggal dunia diduga setelah terjatuh ketika mengikuti perlombaan balap karung, Rabu (17/08/2022) siang.

Menurut panitia perlombaan, almarhumah setiap acara hari kemerdekaan RI selalu semangat ikut perlombaan 17 Agustusan. Bahkan saat sebelum mengikuti lomba balap karung memeriahkan HUT RI ke-77, Ibu Rini terlihat sangat bersemangat.

Warga sempat mengabadikan melalui kamera ponsel detik-detik almarhumah terjatuh saat mengikuti lomba balap karung. Terlihat dalam video almarhumah star balapan karung 3 orang.

Ia berlari adu kecepatan hingga mendahului sampai finish. Namun, dua langkah dari finish hendak putar balik, dengan kaki terbungkus karung, korban langsung terjatuh ke aspal.

Baca Juga : Jalan Gunung Subang Tasikmalaya Disulap Jadi Sungai, Ada Ikan Koi

Terjatuh Hingga Meninggal saat Lomba Balap Karung

Badru, salah seorang keluarga korban mengatakan, memang almarhumah punya riwayat darah tinggi. Ia habis lahiran baru 2 bulan. Karena orangnya selalu semangat, saat terjatuh pun sempat senyum dulu.

“Kepalanya nggak apa-apa meski terjatuh. Mungkin karena semangat jadi darah tingginya kumat. Awalnya pun waktu mau mengikuti lomba balap karung semangat sekali. Tidak ada firasat apapun,” ungkapnya, kepada HR Online, Rabu (18/08/2022) malam.

Lebih lanjut Badru mengatakan, awalnya perlombaan itu anak-anak. Kemudian lanjut orang dewasa. Karena almarhumah itu semangat, ia pun langsung ikut daftar.

“Tadi itu almarhumah ikut balapan karung. Pesertanya 3 orang. Sesudah terjatuh, kondisinya tidak ada luka atau apa, tapi badannya menggigil dan terlihat kejang-kejang,” terangnya.

Almarhumah juga sempat dibawa dulu ke klinik terdekat. Namun sesudah sampai di klinik meninggal dunia. Dengan adanya kejadian itu, panitia kegiatan langsung menghentikan perlombaan.

Badru menyebutkan, almarhumah meninggalkan 3 orang anak, yang pertama kelas 2 SD, kedua TK, dan ketiga paling kecil umur 2 bulan.

Sementara itu, Kapolsek Mangkubumi, Iptu. Hartono membenarkan kejadian tersebut. Ketika pihaknya datang ke TKP, pihak keluarga dan warga sudah bersiap untuk membawa jenazah korban ke pemakaman.

“Korban sempat jatuh waktu ikut lomba balap karung. Menurut keterangan dari keluarganya, korban punya riwayat hipertensi.Bahkan korban juga baru dua bulan lalu lahiran,” kata Iptu. Hartono.

Ia menambahkan, suami korban dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut siapa pun. Saat ini jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)