Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaBerita BanjarProgram BPNT Macet, KPM di Kota Banjar Berharap Segera Cair

Program BPNT Macet, KPM di Kota Banjar Berharap Segera Cair

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Banjar, Jawa Barat, sudah hampir tiga bulan ini belum ada penyaluran. Program bantuan pangan tersebut dinantikan oleh para KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Suryamah, melalui Kabid. Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Hani Supartini mengatakan, program BPNT selama tiga bulan yaitu periode Juni hingga Agustus, belum ada proses pencairan.

Sejauh ini, pihaknya pun belum mendapatkan informasi secara resmi dari Kementerian Sosial terkait penyaluran program BPNT macet.

“Belum ada informasi dan rakor. Penyaluran terakhir bantuan BPNT itu bulan Mei lalu. Sekarang belum ada pendistribusian lagi,” kata Hani Supartini kepada wartawan, Jumat (05/08/2022).

Kendala penyaluran bantuan tersebut menurutnya karena sekarang ini terjadi perubahan SOTK baru, terkait kewenangan pengelola program BPNT di Kementerian Sosial.

Baca Juga : Penyaluran BPNT di Kota Banjar Bisa Dicairkan dengan Uang Tunai

Terkait program bantuan tersebut, nantinya akan kembali dilanjutkan. Namun, untuk jadwal pasti proses pencairan BPNT Banjar, pihaknya belum bisa memastikan hal itu. Sementara ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kemensos.

Adapun jumlah penerima BPNT bulan Mei yang hingga saat ini belum menerima pencairan, kata Hani, berdasarkan data yaitu sebanyak 15.411 penerima bantuan.

“Kalau bantuan program PKH sudah mulai pencairan. Tapi untuk BPNT nanti kelanjutannya seperti apa, kami masih menunggu informasi dari Kemensos,” terang Hani.

Terpisah, salah seorang penerima program BPNT di Kelurahan Banjar, Nur Hasanah mengaku, sudah beberapa bulan ini belum menerima bantuan.

Ia pun berharap program bantuan tersebut kembali lancar. Karena menurutnya cukup membantu. Terlebih sudah beberapa bulan belum ada pemberitahuan untuk pencairan.

“Kalau kartu saya aktif. Cuma katanya belum ada lagi, penyaluran bantuan program BPNT macet. Kurang tahu kapan ada lagi bantuannya,” ujar Nur Hasanah. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)