Kamis, September 29, 2022
BerandaBerita CiamisSoroti Gudang Tak Punya PBG, LMP: Bukan Anti terhadap Investasi di Ciamis

Soroti Gudang Tak Punya PBG, LMP: Bukan Anti terhadap Investasi di Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Gudang atau bangunan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang tak punya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kembali mendapat sorotan.

Kali ini yang mempermasalahkan adalah organisasi masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Terkait Gudang tak Berizin, Komisi A DPRD Ciamis akan Panggil Dinas Teknis

Sementara untuk mengetahui titik terang polemik dugaan gudang yang tak punya PBG tersebut, LMP melakukan audiensi dengan Pemkab Ciamis.

Audiensi yang berlangsung di Aula Setda Ciamis, Kamis (18/8/2022), dihadiri oleh Asisten Daerah 2, DPMPTSP, DKUKMP dan Satpol PP Ciamis.

Ketua LMP Ciamis, Prima Pribadi mengatakan, bahwa kedatangannya tersebut adalah tak lain menanyakan perihal dugaan gudang yang tak mengantongi PBG.

Pasalnya, menurut Prima, bahwa permasalah tersebut menjadi kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

“Kita mendapatkan laporan terkait polemik di masyarakat mengenai gudang yang tak punya PBG, dan tidak sesuai dengan aturan andalalin. Akan tetapi, Pemda Ciamis melalui OPD teknis menutup mata tentang hal itu,” katanya.

LMP Ciamis Jelaskan Dampak Gudang Tak Punya PBG

Prima menyampaikan, dampak dari gudang yang tidak menempuh perizinan seperti PBG, tentunya syarat-syaratnya tidak memenuhi aturan. Sehingga, ia mensinyalir bangunan tersebut sangat berdampak terhadap lingkungan.

Ia pun mencontohkan, ada salah satu gudang di daerah kota yang tidak memiliki PBG, dampaknya sangat jelas terhadap jalan lingkungan.

“Karena, gudang tersebut melakukan muat angkut barang menggunakan kendaraan besar, yang tak sesuai dengan tonase jalan,” terangnya.

Lanjut Prima, bahwa  polemik gudang tersebut sudah terjadi sangat lama. Akan tetapi, OPD teknis menghiraukan permasalahan ini dengan saling lempar antar OPD.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya sebagai masyarakat Ciamis langsung bergerak untuk melakukan audiensi terbuka bersama pemerintah daerah.

“Tadinya kita inginkan bertemu langsung Bupati Ciamis, tapi beliau sedang ada acara lain. Sehingga, audiensi diwakilkan oleh Asda 2,” katanya.

“Kesimpulan dari audiensi ini, Pemda Ciamis akan membentuk tim khusus. Nantinya, di dalam tim tersebut ada OPD terkait yang menangani masalah PBG,” tuturnya.

Prima menambahkan, bahwa pihaknya akan terus mengawal tentang permasalahan gudang tak punya PBG. Sebab menurutnya, mau tidak mau permasalah ini menjadi salah satu keresahan yang terjadi di masyarakat Kabupaten Ciamis.

Selain itu, ia juga menegaskan, bahwa LMP bukan anti terhadap investasi. Akan tetapi, tujuannya adalah untuk mendorong tertib administrasi.

“Sehingga nantinya bisa meningkatkan pendapatan asli daerah maupun kesejahteraan masyarakat di lingkungan gudang tersebut,” tegasnya.

Bahan Evaluasi Pemkab Ciamis

Sementara itu, Asda 2 Ciamis, Aef Saefuloh, mengucapkan terima kasih kepada ormas LMP, yang sudah ikut serta dalam memberikan masukan mengenai pembangunan Ciamis. Terlebih kepada sistem pengawasan terhadap investasi berkenaan dengan PBG gudang.

Menurutnya, polemik gudang yang tak punya PBG ini sudah menjadi fokus Pemkab Ciamis, terhadap pengembangan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

”Maka dari itu, dengan adanya problem gudang ini menjadi bahan evaluasi kita, untuk lebih menata tentang penekanan administrasi kepada para investor yang datang ke Ciamis,” ujarnya.

Lebih lanjut Aef menambahkan, bahwa polemik gudang tak punya PBG, Pemda Ciamis memang sedang membenahi permasalahan tersebut.

Pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat maupun pengusaha, bagaimana tata cara pemenuhan izin yang baik dan benar.

Baca Juga: Soal Gudang Tak Berizin, Akademisi Sentil Pemkab Ciamis

Sedangkan jika ada gudang yang belum memenuhi perizinan, ia menjelaskan, bahwa tidak akan mungkin menutup secara paksa kepada para pengusaha.

Sebab menurutnya, di dalam perusahaan tersebut menyerap tenaga kerja khususnya orang Ciamis.

“Maka dari itu, kita terus memberikan surat kepada para pengusaha untuk membenahi administrasi yang harus mereka tempuh dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan membentuk tim khusus bersama OPD teknis dalam penanganan izin berusaha.

“Tim itu juga nantinya akan melakukan sosialisasi akan pentingnya pemenuhan administrasi bagi para investor di Ciamis,” katanya.

Aef berharap kepada para investor atau pengusaha, ketika berinvenstasi di Ciamis tertiblah dalam pemenuhan izin usaha.

“Hal tersebut agar memunculkan investasi yang sehat,” pungkas Aef. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor-Adi)