Jumat, Januari 27, 2023
BerandaBerita TerbaruTakbir Mutlak dan Muqayyad Merupakan 2 Hal Penting dalam Islam

Takbir Mutlak dan Muqayyad Merupakan 2 Hal Penting dalam Islam

Takbir mutlak dan muqayyad menjadi salah satu bagian penting dalam ajaran Islam. Tetapi sebelumnya Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan takbir mutlak beserta takbir muqayyad tersebut?

Kapan kita membaca takbir tersebut? Apakah pada saat perayaan hari raya besar seperti halnya Idul Adha ataupun Idul Fitri? Atau boleh kita lakukan pada hari-hari biasa? Ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui akan hal tersebut.

Seperti yang kita ketahui ketika perayaan hari raya Idul Adha ataupun Idul Fitri umat muslim juga senantiasa melafadzkan takbir. Menjelang perayaan hari raya Idul Adha sebagai Muslim kita juga dianjurkan untuk mengucapkan takbir.

Terlebih ketika pada hari Arafah. Pengucapan takbir itu sendiri juga sudah sangat sering kita dengar kan karena dalam 1 x 24 jam, Allah memanggil kita dengan takbir untuk menunaikan ibadah sholat.

Baca juga: Sholat Sunnah Fajar, Amalan yang Mampu Memberikan Rumah Megah

Takbir Mutlak dan Muqayyad dalam Hari Raya

Seperti halnya hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Bukhari, yang artinya adalah, tidak ada hari dimana amal sholeh lebih Allah cintai daripada hari-hari biasa yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah.

Kemudian ada sahabat nabi yang bertanya bagaimana dengan jihad fisabilillah wahai nabi Allah? Kemudian Rasulullah SAW menjawab jihad fisabilillah pun juga tidak. Kecuali jika mereka berjihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak kembali dengan kedua-duanya.

Karena sebagai manusia kita masih asing dengan istilah takbir mutlak atau Mursal dan takbir muqayyad. Ketahuilah takbir muqayyad itu mempunyai pengertian Takbir yang kita baca setelah melaksanakan sholat.

Sedangkan takbir Mursal atau mutlak merupakan takbir yang tidak mempunyai kaitan tempat ataupun waktu. Sehingga kita bisa membaca takbir Mursal dimanapun dan kapanpun entah itu di rumah, masjid, Jalan waktu siang ataupun malam sekalipun.

Berbeda lagi dengan takbir hari raya adalah syiar bagi kaum muslimin, syariat Nya suara takbir terbesar sebut keras. Ketahuilah bahwa takbir Mursal itu sudah kita lewatkan ketika hari raya idulfitri dan Idul Adha. Sedangkan mengenai waktu pelaksanaan takbir itu sendiri juga terdapat waktu terbaik.

Baca juga: Amalan Setelah Sholat Maghrib Sangat Sayang untuk Dilewatkan

Waktu Terbaik

Perlu untuk kita garis bawahi bahwa pelaksanaan takbir mutlak boleh kita lakukan ketika tenggelamnya matahari pada malam Id. Selanjutnya waktu tersebut akan berakhir ketika imam sudah memulai salat id. Berbeda lagi dengan mereka orang yang berhaji siarannya mereka membaca Talbiyah ketika malam Idul Adha. 

Seperti firman Allah dalam Al Quran surat al-baqarah ayat 185 menjelaskan:

Maka dengan demikian itu antara takbir mutlak dan muqayyad merupakan dua jenis takbir yang berbeda.  Kapan kita boleh melewatkan takbir muqayyad? Sunnah hukumnya mengucapkan setelah selesai melaksanakan sholat entah itu sholat pada awal waktu.

Baik itu sholat fardhu ataupun nadzar, entah salat Sunah Rawatib, sholat sunnah mutlak, sholat Sunnah muqayyad ataupun sholat sunnah yang mempunyai sebab seperti halnya sholat tahiyatul masjid.

Baca juga: Amalan Setelah Sholat Subuh yang Biasa Rasulullah SAW Ajarkan

5 Hari

Takbir muqayyad sendiri merupakan takbir yang siar dan terkait dengan waktu. Untuk itu kita tidak perlu bertakbir setelah melakukan sujud tilawah ataupun sujud syukur. Pasalnya kedua-duanya itu bukan termasuk dalam salat.

Kita juga tidak perlu bertakbir di luar hari-hari yang sudah disyariatkan dalam pelaksanaan takbir muqayyad tersebut. Kecuali untuk sholat fa’itah atau salat yang lupa jika kita qadha.

Kemudian perbedaan antara takbir mutlak dan muqayyad juga bisa kita lihat dari pelaksanaannya. Ingat takbir muqayyad itu hanya khusus 5 hari ketika hari Arafah, Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik. Apabila anda lupa melaksanakan takbir muqayyad setelah salat maka tetap berlangsung meskipun sudah terdapat jeda yang lama. (Muhafid/R6/HR-Online)