Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita TerbaruTanda Minyak Rem Motor Harus Ganti, Jangan Disepelekan!

Tanda Minyak Rem Motor Harus Ganti, Jangan Disepelekan!

Tanda minyak rem motor harus segera ganti tentunya penting untuk diketahui oleh para pengguna sepeda motor. Karena, sistem pengereman bagi kendaraan bermotor, dalam hal ini roda dua, menjadi salah satu komponen paling krusial.

Pasalnya, rem bagi sebuah kendaraan bermotor menjadi pengendali kecepatan ketika melaju di jalan raya. Oleh karena itu, rem sangat efektif untuk menekan terjadinya kecelakaan.

Meski sangat penting, namun masih ada beberapa pengendara motor yang belum paham sepenuhnya mengenai perawatan motor. Salah satunya sistem pengereman dan fungsi minyak rem.

Fungsi minyak rem sendiri yaitu menyalurkan tekanan yang berasal dari piston pada master rem ke piston pada kaliper rem. Oleh sebab itu, minyak rem juga wajib ganti.

Merangkum dari berbagai sumber, Senin (01/08/2022), ada beberapa tanda untuk mengetahui kapan harus mengganti minyak rem. Apa saja? Berikut ini penjelasannya;

Baca Juga : Cara Mengatasi Aki Motor Kurang Setrum yang Paling Simpel

Kenali 3 Tanda Minyak Rem Motor Harus Ganti

Warnanya Mulai Keruh

Cara yang paling sederhana, intip master rem. Kemudian untuk mendeteksinya, lihat sebuah kotak kecil yang terdapat pada bagian depan motor. Lebih tepatnya samping rem.

Di situ ada sebuah tabung berisikan minyak rem. Kita bisa mengeceknya lewat lubang intip. Apabila warna minyak rem sudah terlihat mengeruh atau tidak bening lagi, sebaiknya kuras lalu ganti. Hal itu supaya tidak membahayakan saat berkendara.

Rem Sudah Tidak Pakem

Kondisi rem yang sudah tidak pakem lagi juga menjadi salah satu tanda kalau minyak rem motor harus segera ganti. Jadi, jangan sampai menunggu dulu rem kehilangan daya gesek.

Baca Juga : Ciri-Ciri Motor Matic Kehabisan Oli yang Patut Anda Waspadai!

Oleh sebab itu, ketika daya gesek rem sudah berkurang sehingga tidak pakem sewaktu pengereman, maka harus segera memperbaikinya.

Penyebab rem sudah tidak merespons lagi bisa jadi akibat dari adanya angin palsu. Biasanya angin palsu ini terjadi pada sistem pengereman hidrolik yang sudah mendidih, dan menimbulkan gelembung udara.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan saat berkendara, sebaiknya segera bawa sepeda motor Anda ke bengkel terdekat untuk melakukan pengecekan minyak rem. Sekaligus mendeteksi kerusakan.

Baca Juga : Cara Menguras Minyak Rem Motor dari Rumah yang Harus Anda Ketahui

Waktu Pemakaian

Sama halnya seperti penggunaan oli mesin, yang mana minyak ini juga mempunyai masa pakai bagi kendaraan bermotor.

Karena minyak rem mengandung zat aditif yang kadarnya bisa habis sesuai dengan masa pemakaian.

Dalam perawatan motor pada sistem pengereman, minyak rem biasanya perlu ganti saat kendaraan bermotor telah menempuh jarak dari 20.000 kilometer sampai 25.000 kilometer.

Kalau ternyata motor kesayangan Anda sudah mencapai jarak tempuh sejauh itu, maka sebaiknya segera kuras dan ganti dengan minyak remnya.

Itulah beberapa tanda minyak rem sepeda motor harus segera ganti agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas saat berkendara. (R3/HR-Online/Editor-Eva)