Jumat, Desember 9, 2022
BerandaBerita TerbaruTata Cara Sholat Bagi yang Sakit, Tunaikan Ibadah Wajib!

Tata Cara Sholat Bagi yang Sakit, Tunaikan Ibadah Wajib!

Tata cara sholat bagi yang sakit wajib kita ketahui. Mengetahui bahwa hukum sholat 5 waktu bagi umat muslim adalah wajib.

Wajib artinya harus dikerjakan. Apabila tidak mengerjakan kewajiban, maka akan mendapatkan dosa.

Karena sholat 5 waktu hukumnya wajib, maka semua umat muslim yang sudah baligh dan berakal sehat wajib menjalankannya.

Termasuk orang yang sedang sakit pun juga memiliki kewajiban untuk melaksanakan sholat 5 waktu. Selagi mereka masih dalam keadaan sadar dan berakal.

Baca juga: Tata Cara Salat Idul Fitri yang Benar, Lengkap dengan Niat & Hukumnya

Begini Tata Cara Sholat Bagi yang Sakit!

Meskipun mendapatkan cobaan sakit, kewajiban sholat tetap harus dilaksanakan. Orang yang tidak wajib melaksanakan sholat yaitu hanya orang yang belum baligh dan tidak berakal.

Perbedaannya, untuk orang yang sakit memiliki keringanan dalam menjalankan sholat, terutama dalam hal tata caranya. Islam telah mengajarkan tata cara sholat untuk orang sakit.

Jika mampu, melakukan sholat bisa sambil berdiri. Sedangkan apabila tidak mampu berdiri, sholat bisa Anda laksanakan dengan duduk maupun berbaring. Untuk lebih jelasnya, begini tata cara sholat bagi yang sakit!

Baca juga: Cara Sholat Jenazah Sesuai Tuntunan Ajaran Islam

Berdiri Bagi yang Mampu

Dalam sebuah hadits ada penjelasan jika orang yang sakit dan mampu berdiri bisa sholat dengan keadaan berdiri.

Kemudian, orang tersebut juga tidak khawatir jika dengan berdiri sakitnya bertambah parah. Sebab, berdiri merupakan salah satu rukun dalam sholat wajib.

Diwajibkan juga orang sholat berdiri, meskipun mampu berdiri jika dengan menggunakan tongkat atau bersandar pada tembok.

Kemudian, orang sakit yang masih mampu berdiri akan tetapi tidak mampu ruku’ maupun sujud tetap memiliki kewajiban berdiri.

Jadi, orang sakit tetap harus sholat berdiri meski tidak mampu ruku dan sujud. Lalu bagaimanakah rukuk dan sujudnya?

Nah, untuk rukuk dalam sholat bisa kita lakukan menunduk saja. Jika punggungnya tidak bisa sama menunduk sama sekali, maka cukup Anda lakukan dengan menundukkan lehernya.

Jika masih bisa duduk, maka ketika akan sujud Anda bisa coba duduk lalu menunduk untuk sujud. Semampunya Anda bisa mendekatkan wajah lebih mendekat pada tanah. Jika sama sekali tidak bisa, maka cukup dengan menunduk saja.

Sholat Posisi Duduk

Tata cara sholat bagi yang sakit jika tidak mampu berdiri, maka bisa Anda lakukan dengan cara duduk. Allah telah memberikan kemudahan bagi orang yang sakit untuk menjalankan kewajibannya.

Nah, untuk Anda yang sholat sambil duduk, sebaiknya Anda duduk dalam posisi menghadap kiblat. Anda dapat duduk seperti halnya posisi duduk di antara dua sujud.

Jika tidak mampu, maka Anda bisa duduk sambil meluruskan kaki dan bersandar di tempat tidur atau tempat sholat lainnya. Semua itu bisa Anda sesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Saat mengerjakan sholat dengan duduk, maka untuk mengerjakan gerakan rukuk bisa dengan membungkukkan badan sedikit saja sesuai kemampuan. Namun, untuk gerakan tangan Anda bisa melakukannya sama dengan sholat pada umumnya.

Kemudian untuk mengerjakan sujud, jika mampu bisa dengan cara seperti sujud biasanya. Akan tetapi jika tidak mampu cukup Anda lakukan dengan membungkukkan badan saja.

Baca juga: Tata Cara Salat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Doanya

Sholat dengan Posisi Berbaring

Ketika tidak mampu sholat dengan berdiri maupun duduk, Allah juga memberikan keringanan untuk tata cara sholat orang yang sakit dengan berbaring.

Untuk mengerjakannya, orang yang sedang sakit bisa sholat dengan posisi tidur terlentang dengan wajah menghadap kiblat. Jadi, jika mampu posisi bantal bisa dibuat lebih tinggi.

Untuk gerakan rukuk, yaitu cukup menggerakkan bagian kepala dengan sedikit menekuk ke muka. Jika mampu, maka bisa menundukkan kepala semampunya.

Lalu bagaimana sujudnya? Nah, untuk mengerjakan sujud cukup dengan gerakkan kepala lebih tertunduk.

Akan tetapi, apabila sakit yang orang derita bisa menghalangi berbagai gerakan tersebut, seperti cedera leher. Maka rukuk dan sujud bisa Anda lakukan dengan menggunakan isyarat mata.

Apabila semua cara melakukan sholat tersebut tidak memungkinkan sama sekali, maka orang sakit dapat menunaikan sholat dari dalam hati, selama masih dalam akal dan jiwa yang sehat.

Mengingat betapa pentingnya melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu, maka tidak menghalangi setiap orang wajib mengerjakannya bagaimanapun keadaannya, termasuk yang sedang sakit.

Sebab, amalan sholat wajib nantinya merupakan amalan yang pertama kali dihisab saat hari kiamat nanti. Jadi, tidak ada alasan untuk meninggalkan sholat wajib ini hanya karena sedang sakit.

Allah telah memberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah bagi hambanya, termasuk tata cara sholat bagi yang sakit ini. (Muhafid/R6/HR-Online)