Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaBerita TerbaruAwan yang Tidak Menimbulkan Hujan, Ini Nama dan Ciri-Cirinya!

Awan yang Tidak Menimbulkan Hujan, Ini Nama dan Ciri-Cirinya!

Awan yang tidak menimbulkan hujan memiliki ciri tertentu. Biasanya awan yang tidak akan menimbulkan hujan memiliki warna yang cerah. Sedangkan awan yang bisa menciptakan hujan adalah mereka yang berwarna kelabu atau kehitaman.

Jika kamu melihat ke atas, maka akan menemukan sekumpulan awan yang berwarna putih saat cuaca sedang cerah. Awan sendiri merupakan sekumpulan tetesan air dan kristal beku.

Benda langit ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu awan yang menimbulkan hujan dan tidak. Kali ini kita akan membahas apa saja jenis awan yang tidak akan memicu hujan.

Baca Juga: Jenis Awan dan Ciri-cirinya, Penting untuk Diketahui!

Jenis-Jenis Awan yang Tidak Menimbulkan Hujan

Awan adalah sekumpulan uap air atau kristal beku yang menggantung di atas permukaan Bumi. Sebenarnya awan tidak hanya berada di Bumi.

Namun, konsistensi awan di planet lain tentu saja berbeda dengan yang ada di planet kita ini.

Awan yang ada di Bumi menggantung di atmosfer dan kerap dianggap sebagai penanda munculnya hujan. Padahal hal itu tidak selalu benar.

Memang beberapa awan bisa menyebabkan terjadinya hujan yang deras. Meski demikian, beberapa awan berikut ini tidak akan menciptakan hujan. Apa saja itu?

Awan Cumulus

Pertama ada awan Cumulus, awan satu ini tercipta akibat proses konveksi. Biasanya kemunculan awan ini menjadi tanda cuaca yang cerah atau kering.

Ciri utama dari awan Cumulus adalah warnanya yang putih cerah ketika terpapar sinar Matahari. Awan yang bergerak vertikal dan membentuk seperti kembang kol ini biasanya muncul di pagi hari.

Baca Juga: Proses Terjadinya Petir Saat Hujan, Begini Tahapan dan Penjelasannya!

Awan Cirrus

Selanjutnya adalah awan Cirrus yang memiliki fitur tipis seperti halnya bulu burung atau permen kapas. Cirrus termasuk awan yang tidak menimbulkan hujan.

Justru kemunculan awan Cirrus menjadi pertanda bahwa cuaca bagus dan cerah karena mengandung kristal es.

Awan Cirrostratus

Awan berikutnya ini juga mengandung kristal es atau butiran es. Kehadiran awan Cirrostratus dapat menjadi indikasi bahwa tidak akan ada kemungkinan hujan air atau salju.

Ciri utama dari awan Cirrostratus ini adalah memiliki serat dengan garis putih halus dan mampu menutupi sebagian atau bahkan seluruh bagian langit.

Baca Juga: Proses Terjadinya Aurora dengan Cahaya Menyala Warna-Warni di Langit

Awan Cirrocumulus

Ini merupakan awan yang terletak di tempat yang sangat tinggi. Biasanya awan Cirrocumulus hadir ketika musim dingin sebagai pertanda cuaca cerah namun bersuhu rendah.

Meski tidak berpotensi menghasilkan hujan, tetapi awan Cirrocumulus ini dapat menghasilkan sajlu dalam keadaan tertentu. Hal itu terjadi karena awan ini menyimpan banyak kristal es dan juga tetesan air yang sangat dingin di dalamnya.

Ciri utama dari awan Cirrocumulus dapat terlihat dari polanya. Cirrocumulus berbentuk seperti gelombang yang ada di dalam gugusan barisan panjang yang teratur.

Ketika Anda menemukan awan yang tidak menimbulkan hujan tersebut, maka tidak perlu khawatir. Anda bisa menjalani hari dengan santai karena kemungkinan terjadi hujan sangat kecil. (R10/HR-Online)