Senin, Februari 6, 2023
BerandaBerita BisnisCara Menghitung IRR Investasi dengan Rumus Khusus

Cara Menghitung IRR Investasi dengan Rumus Khusus

Cara menghitung IRR investasi bisa dengan rumus khusus. IRR investasi berguna untuk mengestimasi nilai potensial, gunakan cara menghitungnya. Saat investor melakukan investasi tentu tujuan utamanya yaitu memperoleh keuntungan.

Ada banyak istilah dalam dunia investasi yang harus Anda tahu. Termasuk pengertian IRR dan cara perhitungannya. Agar tidak penasaran lagi bisa simak ulasan selengkapnya tentang apa itu IRR dalam investasi.

Baca Juga: Perbedaan Investasi Langsung dan Tidak Langsung, Wajib Tahu!

Pengertian dan Cara Menghitung IRR Investasi

IRR atau Internal Rate of Return memiliki peran penting dalam kegiatan investasi. Di mana menjadi perhitungan untuk mengetahui indikator tingkatan efisiensi dari sebuah kegiatan investasi.

IRR juga dikenal sebagai metode untuk dapat menghitung nilai bunga suatu investasi. Sehingga dapat disamakan dengan nilai investasi berdasarkan perhitungan kas bersih untuk masa mendatang.

Jika hasil perhitungan IRR menunjukkan angka lebih besar dari modal, sebaiknya segeralah untuk melakukan investasi. Namun sebaliknya jika hasil perhitungan IRR justru lebih kecil dari modal, hindari untuk berinvestasi.

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerugian. Secara garis besar IRR ini menjadi metrik untuk menganalisis keruangan untuk memperkirakan potensi keuntungan dalam investasi. Adapun perhitungannya yaitu mengandalkan rumus seperti NPV.

Baca Juga: Cara Mengatur Dana Investasi Sesuai Tujuan Masa Depan

Rumus Perhitungan IRR Investasi

IRR menjadi tingkat return yang diinginkan ketika berinvestasi. Semakin tinggi pengembalian modal investasi, maka akan menarik investor untuk menanamkan modalnya.

Cara menghitung IRR investasi biasanya untuk menganalisa tingkat potensi keuntungan yang ideal. Faktor yang digunakan untuk perhitungan IRR yaitu melalui faktor internal.

Adapun metode untuk perhitungannya yaitu dengan interpolasi linier dengan menggunakan 2 NPV. Selain itu, 2 tingkat diskonto yang berbeda dengan NPV 1 positif dan 1 lagi harus negatif.

NPV itu sendiri adalah selisih antara pengeluaran dan pemasukan dengan potongan harga menggunakan social opportunity cost of capital. Adapun rumus perhitungan IRR yaitu:

IRR = i1 + (NPV1 / (TPV1-TPV2)) x (i2-i1)

Keterangan:

TPV2 = Value pada tingkat bunga lebih tinggi

TPV1 = Total value pada tingkat bunga kecil

NPV 1 = Net Present Value pada tingkat bunga rendah

IRR = Internal Rate of Return

i1 = Suku bunga lebih rendah

i2 = Suku bunga lebih tinggi

Baca Juga: Investasi Sektor Mamin Kebal Pandemi Menunjukan Peningkatan

Fungsi IRR Investasi

Cara menghitung IRR perlu menggunakan rumus dan dihitung secara tepat. Hal ini mengingat IRR memiliki fungsi yang cukup penting.

Adapun fungsi dari perhitungan IRR antara lain:

  • Dapat membantu untuk mengetahui laju pengembalian investasi. Cara ini akan membantu kegiatan operasional, dapat mereka ketahui tingkat pengembalian atau return lebih akurat
  • IRR juga membantu membandingkan dari tingkat return dalam sebuah investasi
  • Sebagai sumber acuan investor dasar pertimbangan ketika hendak berinvestasi pada sebuah perusahaan
  • Bahkan berinvestasi pada deposito produk perbankan
  • IRR mampu memberikan nilai tingkat pengembalian setelah kena pajak. Sehingga investor tahu mana investasi yang memiliki return tinggi.

Mengingat cara menghitung IRR investasi harus dengan rumus. Maka dari itu, sebaiknya lakukan secara tepat. Sehingga fungsinya bisa terasa ketika berinvestasi. (R10/HR-Online)