Senin, Februari 6, 2023
BerandaBerita TasikmalayaCerita Korban Tertimbun Longsor di Tasikmalaya: Pasrah tapi Alhamdulillah Selamat

Cerita Korban Tertimbun Longsor di Tasikmalaya: Pasrah tapi Alhamdulillah Selamat

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Wawan (50) salah seorang korban tertimbun longsor tebing setinggi 4 meter yang selamat di Kampung Puspahiang, Desa/Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (12/9/2022) menceritakan pengalamannya saat hampir meninggal di bawah longsoran tanah.

Wawan berhasil dievakuasi warga saat tertimbun longsor selama 5 menit. Ia pun lolos dari maut, sementara rekannya Hada (50) meninggal dunia di lokasi.

Korban bernama Wawan bisa bertahan hingga selamat, karena posisi saat terkubur telungkup sambil sedikit membungkukkan badan. Sehingga tersisa ruang kosong di bawah hidung untuk bisa mengambil sisa oksigen dan sedikit bernapas.

Saat bertahan untuk bisa lolos dari maut, korban tertimbun longsor di Tasikmalaya ini juga berupaya mengangkat bahu dan tangan agar tanah yang menimbun tubuhnya tidak terlalu menimpa dirinya.

“Saya gak begitu ingat pas kejadian. Cuma saat sebelum kejadian lagi gali tanah baru juga dua cangkul, langsung brak ambruk tanah menimpa saya sama teman saya yaitu Hada,” ungkapnya ditemui di rumahnya, Senin (12/8/2022) malam.

Baca Juga: Tebing Longsor di Tasikmalaya Timbun 2 Pekerja, 1 Orang Tewas

Wawan mengaku membungkukkan badannya sehingga bisa sedikit bernafas. Ia pun sempat tidak sadar.

“Saya mah telungkup dan badan membungkuk jadi ada bisa sedikit nafas. Saya pun udah gak sadar pak, pas diangkat warga langsung dikasih oksigen. Kaki pun sudah diangkat tetapi karena ketiban tanah longsoran,” katanya.

Waktu kejadian memang hujan lagi sedikit turun, Wawan pun mengucap syukur karena lolos dari maut.

“Alhamdulillah masih diberikan umur panjang oleh Allah SWT pak, pas saya ketimbun selama lima menit itu sudah pasrah. Pas ketimbun masih ingat pas warga lagi mencari, saya langsung meronta sebisa mungkin karena takut badan saya kecangkul. Alhamdulillah sehingga saya bisa dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Puspahiang,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)