Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita TerbaruChina Temukan Kristal Misterius di Bulan, Saingi AS dan Rusia!

China Temukan Kristal Misterius di Bulan, Saingi AS dan Rusia!

China temukan kristal misterius di bulan yang luar biasa. Kabarnya kristal misterius yang China temukan di Bulan ini adalah sumber nuklir. Dengan hasil penemuan luar biasa di bulan ini, China berhasil memicu persaingan luar angkasa.

Bumi hanya satu dari 8 planet di Tata Surya dan juga ribuan planet di alam semesta. Planet ini hanya memiliki satu bulan saja.

Sejak dulu para ilmuwan sudah tertarik untuk mempelajari apa saja yang ada di bulan. Jika selama ini mereka berpikir bahwa bulan tidak memiliki apapun di dalamnya, maka itu salah besar.

Nyatanya China kini berhasil menemukan salah satu sumber bahan bakar yang sangat berpotensi untuk fusi nuklir.

Baca Juga: Chang’e Memasuki Orbit Bulan, Perjalanan Misi Pengambilan Sampel

China Temukan Kristal Misterius di Bulan, Berpotensi Jadi Sumber Energi

China merupakan salah satu negara maju dalam berbagai hal, termasuk astronomi mereka. Sejak beberapa waktu lalu, China meluncurkan misi pengamatan bulan, yaitu Chang’e-5 2020.

Melalui misi bulan tersebut, mereka mendapatkan sampel sebuah mineral. Setelah melakukan penelitian, ternyata itu ada Helium-3.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan sudah tertarik dengan Helium-3 ini karena bisa menjadi sumber bahan bakar yang sangat potensial untuk fusi nuklir.

Baca Juga: Permukaan Bulan Kaya Logam Mulia, Benarkah? Baca Penjelasannya!

Mengendap di Lapisan Tanah Bulan

Kandungan Helium-3 yang ada di bulan jauh lebih melimpah. Hal itu terjadi karena mereka telah mengendap langsung di lapisan tanah selama miliaran tahun lamanya.

Adapun reaksi fusi merupakan produksi energi yang terjadi ketika dua atom ringan bergabung dan menjadi atom lebih berat. Kemudian berada di bawah panas serta tekanan ekstrem.

Reaksi fusi nuklir tersebut terjadi secara alami di dalam bintang, termasuk Matahari. Namun manusia belum menemukan reaktor nuklir yang mampu menciptakan energi besar.

Sedangkan Helium-3 yang tersebut mampu menjadi bahan bakar menjanjikan untuk menciptakan fusi nuklir karena radiasi dan limbahnya lebih sedikit dari elemen lain.

Selain Helium-3, China temukan kristal misterius di bulan bernama Changesite-(Y), Kristal ini sangat transparan dan berukuran kecil.

Baca Juga: Kubah Gruithuisen di Bulan Jadi Objek Penyelidikan NASA di Misi Artemis

Memicu Persaingan Eksplorasi Luar Angkasa

Hasil ekspedisi China Change-5 2020 ini merupakan angin segar. Namun, penemuan unsur Helium-3 di bulan akan memicu perlombaan untuk dapat menggali sumber daya di bulan.

Beberapa negara penjelajah luar angkasa dan juga perusahaan swasta, mereka telah menyatakan minatnya menjelajah bulan dan menambang Helium-3 di dalamnya, seperti AS.

Apalagi tidak hanya ada Helium-3 di bulan. Changesite-(Y) yang China temukan di bulan sangat spesial.

Pada awal September, peneliti dengan Asosiasi Mineralogi Internasional telah mengkonfirmasi bahwa kristal tersebut memiliki komposisi yang sebelumnya belum pernah terlihat.

Adapun China temukan kristal misterius di bulan ini menjadi pertama kalinya untuk mereka. Sebelumnya telah ada 5 penemuan mineral di bulan, semuanya dilakukan oleh Amerika Serikat atau Rusia. (R10/HR-Online)

Diskominfo Kota Banjar