Senin, Desember 5, 2022
BerandaBerita BanjarHasil Panen Petani Menurun, DKP3 Kota Banjar Belum Petakan Potensi Kerugian

Hasil Panen Petani Menurun, DKP3 Kota Banjar Belum Petakan Potensi Kerugian

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Jawa Barat, belum bisa memastikan jumlah potensi kerugian dari hasil panen padi petani di area persawahan Bulak Sawah yang menurun.

Sebelumnya, sejumlah petani di area persawahan Bulak Sawah, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, yang tengah melakukan masa panen mengeluhkan penurunan hasil panen. Hal tersebut akibat serangan hama wereng, dampak kurangnya pasokan air saat masa tanam.

Sekretaris DKP3 Kota Banjar, Agus Kostaman mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan potensi kerugian. Selain itu juga belum pasti jumlah penurunan produksi akibat serangan hama wereng tersebut.

“Untuk menghitung jumlah potensi kerugian, peningkatan maupun menurunnya produksi hasil panen, biasanya setelah melakukan pendataan laporan keseluruhan usai selesai masa panen,” kata Agus kepada HR Online, Kamis (29/9/22).

DKP3 Kota Banjar Benarkan Hasil Panen Petani Menurun Karena Wereng

Meski begitu, pihaknya membenarkan adanya serangan hama wereng yang menyerang tanaman padi di area persawahan tersebut.

“Sebagian sudah mulai memasuki masa panen. Tapi kami belum bisa memprediksi potensi kerugian dan jumlah penurunan hasil panen akibat serangan hama wereng itu,” ucapnya.

Baca Juga: Petani di Kota Banjar Merana, Hasil Panen Padi Menurun Akibat Serangan Hama

Lanjutnya menjelaskan, merebaknya serangan hama wereng tersebut, menurutnya terjadi karena faktor alamiah, seperti keadaan cuaca yang tidak menentu. Meskipun sebelumnya juga telah dilakukan upaya pengendalian.

Selain itu, juga karena faktor kurangnya pasokan air saat musim tanam imbas adanya perbaikan saluran irigasi. Sehingga mempengaruhi kesuburan tanaman dan munculnya hama padi yang lain, seperti tumbuhnya rumput liar.

“Faktor keterlambatan air karena sebelum dibuka masa tanam itu kan ada perbaikan irigasi. Tapi untuk hama wereng itu karena faktor cuaca,” jelas Sekretaris DKP3 Kota Banjar.

Sementara terkait ketersediaan beras untuk tahun lalu hasil panen petani masih surplus. Namun untuk tahun ini, pihaknya belum bisa mengkalkulasi. Sebab, masih menunggu masa panen selesai untuk penghitungan ketersediaan beras tersebut.

“Untuk tahun ini, nanti Desember kita kalkulasi. Di akhir masa produksi untuk perhitungan itu,” katanya menambahkan.

Baca Juga: DKP3 Kota Banjar Sebut Produksi Belimbing Madu Turun Karena Faktor Cuaca

Sebelumnya, sejumlah petani di area persawahan Bulak Sawah yang tengah melakukan masa panen, mengeluhkan hasil panen yang menurun. Hal itu akibat serangan hama wereng dampak kurangnya pasokan air saat masa tanam. 

Bahkan, salah seorang petani mengaku mengalami penurunan hasil panen hingga 50 persen, akibat serangan hama wereng imbas terpaku pasokan air saat musim tanam. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)