Senin, Desember 5, 2022
BerandaBerita CiamisLestarikan Pencak Silat, Jawara Sunda Ciamis Dapat Penghargaan

Lestarikan Pencak Silat, Jawara Sunda Ciamis Dapat Penghargaan

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Kuningan berikan penghargaan Awards 2022 kepada DPD Jawara Sunda Kabupaten Ciamis. Penghargaan ini untuk kategori pejabat publik yang peduli dan cinta terhadap seni olah raga bela diri pencak silat.

Ketua PPSI Kuningan Muhamad Ali Subhan mengatakan penghargaan ini merupakan sebuah penghormatan tertinggi terhadap penggiat pencak silat. Jawara Sunda Ciamis salah satu pihak yang konsisten mengembangkan seni pencak silat.

“Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada Jawara Sunda Ciamis. Selama ini sudah mededikasikan dirinya untuk terus mengembangkan seni bela diri pencak silat. Dan juga melindungi warisan miliki tatar Jawa Barat ini,” ungkapnya, Rabu (28/9/2022).

Sementara, Ketua DPD Jawara Sunda Ciamis Uus Rudiana mengatakan penerimaan penghargaan ini salah satu bentuk apresiasi dari PPSI Kuningan. Uus yang juga anggota DPRD menyebut Jawara Sunda secara konsisten mengembangkan pencak silat.

Baca Juga: Herdiat Ajak PPSI Ciamis Hidupkan Kembali Pencak Silat Tradisional

“Atas penghargaan ini saya haturkan terima kasih kepada PPSI Kuningan. Semoga pencak silat di Kuningan dan Ciamis atau di Jawa Barat dapat menjadi prioritas. Terus dikembangkan bersama-sama dan menciptakan prestasi ke depannya,” katanya

Menurut Uus, Jawa Barat banyak sekali paguron-paguron yang saat ini terus berupaya kengembangkan pencak silat. Paguron tersebut tidak hanya mengembangkannya sebagai bela diri, namun tentunya juga bisa menghadirkan prestasi dan melahirkan atlit-atlit pencak silat itu sendiri.

Selain itu, Jawara Sunda juga mendukung penuh langkah IPSI Kabupaten Ciamis dalam menjaring dan mengebangakan bibit-bibit atlit pencak silat. Harapannya semua pihak secara berkesinambungan mencintai pencak silat dan mengembangkannya.

“Semoga kita bisa terus menjaga pencak silat sebagai warisan budaya,” pungkasnya. (Es/R9/HR-Online/Editor-Dadang)