Selasa, November 29, 2022
BerandaBerita BanjarPuluhan Rumah di Kota Banjar Terdampak Luapan Air Sungai Citanduy

Puluhan Rumah di Kota Banjar Terdampak Luapan Air Sungai Citanduy

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Puluhan rumah milik masyarakat di Kota Banjar, Jawa Barat terdampak luapan air sungai Citanduy.

Dari data sementara yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, rumah yang terdampak luapan air sebanyak 58 unit.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kusnadi mengatakan, air sungai Citanduy meluap sekitar pukul 01.00 WIB pagi tadi. Hal tersebut diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi pada beberapa hari terakhir ini.

“Intensitas curah hujan cukup tinggi akhir-akhir ini menyebabkan air sungai Citanduy dari hulu meluap, sehingga di Kota Banjar ada beberapa wilayah yang terendam air,” kata Kusnadi, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Jembatan Gantung di Kota Banjar Ditutup untuk Motor

Ia menjelaskan, wilayah yang terkena dampak luapan air sungai Citanduy di antaranya, Kecamatan Purwaharja, Kecamatan Pataruman, dan Kecamatan Banjar.

“Untuk di wilayah Kecamatan Purwaharja ada 11 unit rumah yang terdampak, di Kecamatan Pataruman 45 unit rumah.

Kemudian di Kecamatan Banjar sebanyak 2 unit rumah,” jelasnya.

Menurutnya, air sungai dapat kembali surut pada pukul 05.00 WIB. Sehingga warga yang terdampak langsung membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam rumah.

“Alhamdulillah air sudah surut sehingga masyarakat sudah mulai membersihkan material lumpur yang masuk ke rumahnya,” terang Kusnadi.

Selain material lumpur yang masuk ke dalam rumah, tingginya debit air di sungai Citanduy menyebabkan rumah milik Dasman, warga Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, retak-retak dan nyaris ambruk.

“Kebetulan rumah yang di Desa Jajawar ini lokasinya dekat dengan sungai Citanduy, sehingga menimbulkan retakan tanah akibat tingginya debit air,” paparnya.

Lebih lanjut, sejauh ini pihak BPBD Kota Banjar memastikan tidak ada korban jiwa dampak dari luapan air sungai Citanduy tersebut.

“Dari pantauan kami di lapangan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Akan tetapi masyarakat diimbau tetap waspada mengingat curah hujan akhir-akhir ini sangat tinggi,” pungkasnya. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)