Selasa, November 29, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor, Fungsi dan Komponennya

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor, Fungsi dan Komponennya

Cara kerja rem tromol sepeda motor sebaiknya Anda tahu. Rem tromol memang memiliki cara kerja yang penting pada sepeda motor. Untuk dapat menjaga kinerjanya optimal rem motor juga terdiri dari beberapa komponen lainnya.

Apalagi mengingat komponen sepeda motor cukup banyak dan memiliki fungsi yang berbeda. Sebagai pemilik kendaraan Anda perlu mengetahui fungsi dan cara kerjanya. Sehingga dapat mengatasinya ketika terjadi masalah.

Baca juga: Rem Sepeda Motor, Kenali Sistem Kerja dan Jenisnya

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor dan Fungsinya

Sepeda motor terdiri dari beberapa komponen penting. Semuanya memiliki fungsi yang berbeda. Namun rem adalah salah satu komponen penting sebagai sistem keselamatan.

Namun yang namanya buatan manusia tentu akan mengalami kerusakan seiring dengan pemakaian. Ada dua jenis rem pada sepeda motor yaitu cakram dan tromol. Keduanya memiliki fungsi sama, namun bentuknya berbeda.

Selain itu, sistem kerja dan komponennya juga berbeda. Kaki ini kami akan membahas tentang rem tromol sepeda motor. Sistem keselamatan yang satu ini adalah salah satu tipe rem yang ada pada kendaraan bermotor.

Pengertian Rem Tromol

Rem tromol biasa dikenal dengan istilah brake drum. Komponen ini cukup penting dengan cara kerja cukup menarik. Cara kerja rem tromol sepeda motor ketika terjadi gesekan yang kemudian akan mengubah roda berputar perlahan.

Sehingga laju kendaraan akan berkurang bahkan berhenti. Dalam kondisi ini biasanya cara kerjanya juga diimbangi dengan peningkatan suhu pada rem tromol. Saat terjadi gesekan roda akan berhenti.

Pada umumnya rem tromol memiliki jumlah dan berada pada bagian luar. Sedangkan tromol remnya berada di dalam. Rem tromol bekerja saling berjauhan, rem tertekan maka dua kampas akan bergerak ke luar.

Kampas akan tertekan pada permukaan tromol rem. Gesek terus terjadi dan mengakibatkan roda motor berhenti.

Jika rem tromol memiliki kerusakan sebaiknya cek dan lakukan penggantian dengan rem yang baru. Pilih sparepart asli untuk menjaga keawetan dan keamanan saat digunakan.

Baca Juga: Cara Mengatasi Rem Motor Lengket Pastikan Dulu Penyebabnya

Fungsi Rem Tromol

Cara kerja rem tromol sepeda motor penting untuk diketahui. Apalagi mengingat fungsi dari komponen yang satu ini cukup penting.

Secara umum fungsinya untuk dapat mengurangi laju kendaraan, sehingga secara halus bisa berhenti dan bagi pengendara tidak mendatangkan bahaya. Rem tromol untuk melakukan pengereman belakang.

Untuk rem tromol motor dan mobil memiliki perbedaan. Pada mobil sekarang sudah marak beralih untuk menggunakan pengereman hidrolik. Akan tetapi masih ada yang menggunakan rem tromol, misalnya saja seperti mobil jenis MPV dan hatchback.

Rem tromol pada mobil umumnya juga untuk membantu memarkirkan kendaraan. Tujuan adanya hal ini untuk menahan motor agar tetap dalam kondisi diam saat berada di tempat permukaan tidak rata.

Sehingga motor tidak akan tergelincir saat kendaraan parkir pada area jalan menurun. 

Baca juga: Rem Motor Berbunyi, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Komponen Rem Tromol

Rem tromol sama seperti komponen lainnya yang memiliki fungsi penting. Komponen rem tromol cukup banyak untuk bisa memaksimalkan kinerjanya.

Bagi Anda yang belum tahu apa saja komponen rem tromol ada baiknya untuk mencari tahu tentang informasi seputar komponen tersebut. Adapun beberapa dari komponen rem tromol antara lain:

Brake Lining. Komponen yang satu ini memiliki peran sebagai media gesek dari rem tromol.

Return Spring. Sedangkan untuk komponen rem tromol yang satu ini berada di antara kedua sepatu rem. Fungsinya mengembalikan posisi sepatu rem supaya pada semula setelah melakukan proses pengereman.

Brake Cam. Fungsinya sebagai penahan sepatu rem ketika tuas ditekan yang terletak pada bagian ujung Brake cam lever.

Brake Drum. Bentuknya seperti tabung dan terbuat juga dari baja dan berfungsi sebagai media gesek pada kampas rem ketika terjadi pengereman.

Brake Shoe. Sepatu rem menjadi komponen berbentuk persegi panjang yang sedikit melengkung dan berfungsi sebagai tempat kampas.

Anchor Pin. Fungsinya sebagai center sepatu rem dan bekerja melakukan tugasnya dengan lancar. Sehingga dapat menggerakkan buka atau tutup.

Tuas Pengembang. Bentuk tuas pengembang memiliki bentuk seperti besi yang terhubung antara tuas dan pedal rem. Komponen ini berada pada luar sistem tromol rem.

Sebagai pemilik kendaraan, ada baiknya jika Anda perlu tahu cara kerja rem tromol sepeda motor. Hal ini mengingat fungsinya cukup penting dengan komponen penyertanya yang cukup banyak. (R10/HR-Online)