Sabtu, November 26, 2022
BerandaBerita BanjarDua Motor Raib Digasak Maling dari Kosan Cibulan Kota Banjar

Dua Motor Raib Digasak Maling dari Kosan Cibulan Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Dua motor raib digasak maling dari sebuah tempat kosan di Lingkungan Cibulan, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat.

Pelaku pencurian dua sepeda motor itu beraksi pada hari Rabu (26/10/2022) kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketua RW setempat, Entis Sutisna mengatakan, ia pertama kali mengetahui kejadian itu dari ketua RT.

“Kejadiannya antara waktu maghrib sampai isya. Saya dapat laporan dari RT ngasih tahu bahwa ada yang kehilangan sepeda motor,” kata Entis Sutisna, Kamis (27/10/2022).

Ia menyebutkan, peristiwa itu pertama kali diketahui saat salah seorang korban hendak pergi keluar menggunakan sepeda motornya. Namun ketika ke tempat parkir, korban bingung karena sepeda motor miliknya tidak ada.

Baca Juga: Pencurian Kambing di Tasikmalaya Terekam CCTV, Pelaku Pakai Avanza Putih

Entis menjelaskan, informasi awalnya motor yang hilang sebanyak 1 unit. Tetapi tak lama kemudian ada korban lainnya yang merasa kehilangan sepeda motor.

“Pertama ketahuan satu unit yang hilang. Nggak lama kemudian ada satu orang korban lagi yang merasa kehilangan motor. Jadi semuanya dua unit sekaligus,” jelasnya.

Kedua korban pencurian tersebut merupakan perantau dari luar kota yang tinggal di tempat kos kosan Cibulan.

Dua motor yang raib digasak maling masing-masing milik Mutia, warga Kabupaten Ciamis. Motor miliknya yang hilang jenis Honda Vario dengan nomor polisi Z 4066 TAE. Korban kedua bernama Aliya, warga Banjarsari. Motornya yang hilang jenis Honda Beat.

Entis mengatakan, karena tempat kos kosan tersebut tidak ada kamera pengintai CCTV, sehingga susah untuk mengetahui ciri-ciri pelakunya.

“Sementara ini kosannya tidak ada kamera CCTV, jadi tidak tahu bagaimana ciri-ciri pelaku pencurian itu,” imbuh Entis.

Ia juga mengatakan, sebelumnya di lokasi tersebut juga pernah terjadi peristiwa pencurian sepeda motor dengan waktu kehilangan yang sama persis.

“Dulu juga pernah terjadi. Tapi saat itu masih jadi olahraga. Waktu kehilangannya juga sama antara maghrib sampai isya. Hanya saja rentang waktunya cukup jauh,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Diskominfo Kota Banjar