Selasa, Desember 6, 2022
BerandaBerita TerbaruKuat Arus Listrik, Pengertian, Jenis, dan Karakteristiknya

Kuat Arus Listrik, Pengertian, Jenis, dan Karakteristiknya

Kuat arus listrik merupakan laju aliran dengan muatan listrik yang melewati suatu bagian atau titik tertentu. Kita bisa mengatakan jika arus listrik itu ada, saat terdapat aliran bersih muatan listrik yang melewati suatu bagian. Dalam ilmu fisika, muatan listrik akan dibawa oleh partikel bermuatan.

Sehingga, dapat kita simpulkan jika arus listrik merupakan aliran partikel muatan. Partikel yang bergerak kita sebut sebagai pembawa muatan.

Jika konduktornya berbeda, maka ada kemungkinan jenis partikelnya juga berbeda. Selain itu, arus listrik ini memiliki Sistem Satuan Internasional, yakni ampere dengan simbol A. sedangkan arus listrik ini kita ukur dengan perangkat ammeter.

Baca Juga: Perbedaan Watt dan Volt dalam Listrik dan Cara Menghitungnya

Penelitian Tentang Kuat Arus Listrik

Andre Marie Ampere merupakan seorang ilmuwan yang berhasil menemukan arus listrik. Sebelum penemuannya itu, Ampere melakukan serangkaian penelitian.

Ampere telah melakukan penelitian yang sama dengan Orted. Penelitian tersebut berkaitan dengan kawat penghantar tegangan yang dapat berpengaruh pada jarum magnet.

Kemudian, Ampere menemukan kumparan yang bersifat seperti magnet batang. Besi lunak pada besi kumparan atau lilitan kawat berubah menjadi magnet yang kuat.

Ketika dua buah besi berdekatan akan mengeluarkan arus listrik. Hal ini menyebabkan adanya gaya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, Ampere pun menemukan sebuah hukum, yang kita kenal sebagai hukum elektrodinamika.

Jenis Arus Listrik

Salah satu penyebab kuat arus listrik adalah beda potensial atau tegangan pada media penghantar antara dua titik. Tegangan antara kedua titik dengan nilai yang semakin besar, maka nilai arus yang mengalir juga semakin besar.

Kemudian, berdasarkan arah alirannya, arus listrik bisa kita bedakan menjadi dua jenis. Berikut ini informasinya!

Baca Juga: Pengertian Listrik Dinamis, Karakteristik, dan Jenis Arusnya!

1. Arus Searah

Arus searah juga kita kenal sebagai Direct Current atau DC. Direct Current atau arus searah merupakan kuat arus listrik yang nilainya tidak mengalami perubahan, yakni hanya positif atau negatif saja.

Selain itu, arus listrik ini juga kita sebut sebagai arus yang memiliki nilai tetap terhadap satuan waktu. Kemudian peninjauan arus listrik terjadi pada waktu yang berbeda.

Meskipun begitu, tetap menghasilkan nilai yang sama. Ada banyak sumber arus searah.

Biasanya, berasal dari elemen-elemen yang memberikan energi listrik dan mengalir secara merata setiap saat. Sumber arus searah yakni elemen volta, akumulator, baterai, dan lain sebagainya.

2. Arus Bolak-Balik

Salah satu jenis kuat arus listrik lainnya, yakni arus bolak-balik atau Alternating Current (AC). Arus bolak-balik atau AC merupakan arus listrik yang mempunyai arus berubah-ubah secara bolak balik.

Bila kita bandingkan dengan arus searah, arus bolak-balik ini memiliki sifat yang berbeda. Arah arusnya tidak mengalami perubahan terhadap waktu.

Selain itu, umumnya arus bolak-balik ini berbentuk gelombang sinusoida. Sehingga, memberikan kemungkinan aliran energi berlangsung secara efisien.

Arus bolak-balik tidak hanya mengalir dalam bentuk yang lurus saja. Melainkan, juga dalam bentuk gelombang segitiga hingga gelombang segi empat.

Salah satu contoh arus bolak-balik ini, sumber listrik yang mengalir ke kantor-kantor, sekolah-sekolah, atau rumah-rumah penduduk. Tak hanya itu, arus bolak balik ini juga bisa mengalir dalam bentuk sinyal-sinyal radio ataupun audio melalui kabel.

Karakteristik Arus Listrik

Kuat arus listrik merupakan besaran skalar. Pasalnya, baik muatan maupun waktu adalah besaran skalar.

Dalam beberapa kasus, kita dapat menggambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit dengan menggunakan panah. Sedangkan panah tersebut, bukanlah vector. Selain itu, tidak membutuhkan operasi vektor.

Tak kalah penting untuk selalu kita ingat. Bahwa arus listrik yang mengalir masuk ke suatu percabangan akan sama dengan yang mengalir keluar dari percabangan tersebut.

Baca Juga: Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Pengertian dan Perbedaannya

Hambatan

Saat kita berbicara mengenai arus listrik, maka tidak akan terlepas dari hambatan arus listrik. Hambatan listrik merupakan sebuah perbandingan antara tegangan listrik suatu komponen elektronik dengan arus yang melewatinya.

Intinya, tegangan dan arus merupakan faktor penentu nilai atau besaran dari hambatan tersebut.

Berkat penemuan Andre Marie Ampere ini, kehidupan manusia semakin mudah. Hal ini melihat pemanfaatan dan penggunaan kuat arus listrik oleh masyarakat. Seperti, arus listrik menciptakan medan magnet yang kita gunakan dalam motor, generator, inductor, dan lain sebagainya. (R10/HR-Online)