Jumat, Januari 27, 2023
BerandaBerita TasikmalayaPencurian Kambing di Tasikmalaya Terekam CCTV, Pelaku Pakai Avanza Putih

Pencurian Kambing di Tasikmalaya Terekam CCTV, Pelaku Pakai Avanza Putih

harapanrakyat.com,- Aksi pencurian kambing di Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Cisangkir Kidul, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terekam CCTV.

Dalam rekaman CCTV, pencurian seekor kambing milik Haris Asmi (80), warga Kelurahan Kota Baru itu terjadi Kamis (27/10/2022) dini hari.

Terlihat dua orang pelaku pencurian kambing menggunakan mobil Avanza warna putih. Dalam rekaman CCTV juga terlihat kedua pelaku keluar dari gang pemukiman warga sambil lari tunggang-langgang. Salah satu pelaku membopong kambing hasil curiannya.

Saat melancarkan aksinya itu, satu pelaku memakai sweater hitam dan celana pendek. Sedangkan, pelaku satunya lagi yang membopong kambing memakai baju warna hitam bergaris putih.

Haris Asmi, pemilik kambing mengatakan, hewan ternak peliharaannya itu raib dari kandangnya karena dicuri orang.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Berhasil Ringkus Pencuri Motor Modus Congkel Pakai Paku

Ia pun baru mengetahui seekor kambingnya hilang pada pagi hari ketika memberi makan ternak kambingnya. Haris mengaku kaget lantaran satu ekor kambingnya hilang.

“Semuanya ada 9 ekor kambing. Yang hilang 1 ekor kambing betina warna putih. Iya masih alhamdulillah, karena kambing yang dicuri cuma satu ekor,” ungkap Haris, Kamis (27/10/2022).

Ia sendiri mengaku tidak mengenali pelaku pencurian kambing miliknya yang terekam CCTV. Namun menurut warga setempat, pada malam itu terdengar ada suara mobil berhenti.

“Pelaku pencurian kambing itu pakai mobil. Ada yang mendengar suara mobil berhenti dekat kandang kambing saya. Harga kambing kalau dijual bisa sampai Rp 1 jutaan,” kata Haris.

Meski kambing miliknya hilang, namun Haris tidak melaporkan kejadian pencurian kambing di Tasikmalaya yang tiada lain miliknya itu. Ia mengaku tidak melapor karena tidak mempunyai uang.

“Saya tidak lapor sama pak Polisi soalnya nggak punya uang,” pungkasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)