Senin, Februari 6, 2023
BerandaBerita TerbaruSistem Ekskresi pada Manusia, Berikut Ini Organ dan Fungsinya!

Sistem Ekskresi pada Manusia, Berikut Ini Organ dan Fungsinya!

Sistem Ekskresi pada Manusia terdiri dari beberapa organ. Manusia membutuhkan sistem ekskresi ini untuk bertahan hidup. Pastinya semua organ di dalam sistem eksresi ini saling bekerja sama.

Manusia harus makan untuk bertahan hidup setiap harinya. Makanan yang manusia makan pun sangat beragam dan dengan porsi yang berbeda-beda.

Ketika manusia makan, maka mereka akan menambahkan energi baru pada tubuh. Makanan yang manusia konsumsi akan masuk ke dalam sistem pencernaan sebelum akhirnya berakhir si sistem ekskresi.

Baca Juga: Fungsi Enzim Pepsin yang Sangat Penting untuk Pencernaan Manusia

Sistem Ekskresi pada Manusia, Ini Penjelasannya!

Manusia tidak hanya mengonsumsi zat-zat yang tubuh butuhkan untuk bertahan hidup. Berbagai zat yang masuk ke dalam tubuh juga perlu melewati proses pengeluaran atau ekskresi.

Tanpa sistem ekskresi, maka semua zat yang Anda konsumsi akan bertumpuk di dalam tubuh. Apa sebenarnya sistem ekskresi itu?

Sistem ekskresi di dalam tubuh manusia adalah suatu sistem yang bertugas untuk mengelola dan juga membuang zat sisa metabolisme serta racun dari dalam tubuh.

Setelah semua zat baik sudah tubuh serap, maka sistem ekskresi ini akan menampung sisa zat-zat tersebut untuk keluar dari tubuh.

Tanpa sistem ekskresi pada manusia akan membuat tubuh mendapat sejumlah masalah kesehatan karena zat beracun tidak dapat terbuang.

Sistem Ekskresi Apa Saja?

Sistem ekskresi bekerja dengan melibatkan beberapa organ di dalam tubuh. Organ-organ tersebut seperti ginjal, kuit, sistem pencernaan, paru-paru, dan juga hati.

Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing peran dari organ tersebut:

1. Ginjal

Ini menjadi organ ekskresi utama pada proses ekskresi manusia yang terletak di bagian bawah tulang rusuk samping tulang belakang.

Peran ginjal ada untuk menyaring darah dan mengalirkannya dari luring. Ginjal juga membantu menyeimbangkan garam, air, dan mineral yang terkandung di dalam darah.

2. Paru-Paru

Organ ini berperan dalam sistem ekskresi pada manusia yang berupa pernapasan. Paru-paru dapat menyuplai oksigen ke dalam tubuh dan kemudian mengeluarkan karbon dioksida sebagai racun.

Baca Juga: Anatomi Perut Manusia dan Fungsinya Untuk Kelangsungan Hidup

3. Kulit

Ternyata kulit juga termasuk ke dalam sistem ekskresi. Selain sebagai pelindung luar tubuh dan pengatur suhu, kulit juga dapat mengeluarkan zat beracun.

Terdapat dua bagian kulit, yaitu kelenjar ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin untuk mengeluarkan asam, garam, amonia, urea, dan potasium. 

Sedangkan apokrin mengeluarkan keringat yang memiliki kandungan protein berlemak.

4. Sistem Pencernaan

Buang air besar termasuk cara sistem ekskresi melalui organ pencernaan. Kotoran berupa feses adalah hasil dari pembuangan zat yang tidak dapat tubuh cerna sehingga harus keluar agar tidak terakumulasi pada usus.

5. Hati

Manusia memiliki organ hati sebagai penyaring darah. Organ ini terletak di dalam tulang rusuk pada bagian kanan perut. Hati akan menyaring kotoran dan ke dalam empedu dan usus.

Apakah Fungsi Sistem Ekskresi pada Tubuh Manusia?

Setiap organ di dalam sistem ekskresi pada manusia terlihat memiliki fungsi atau peran mereka sendiri-sendiri. Meski begitu, sebenarnya sistem ini memiliki fungsi tersendiri pada tubuh manusia.

Keberadaan sistem ekskresi manusia ini bertugas untuk mengelola racun zat sisa metabolisme yang tidak terpakai.

Zat-zat tersebut akan keluar dari dalam tubuh sehingga tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan.

Baca Juga: Fungsi Cairan Empedu untuk Membantu Pencernaan dan Cegah Penyakit

Apa Saja Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia?

Organ yang ada di dalam sistem ekskresi tubuh pastinya juga bisa mengalami gangguan. Bahkan gangguan tersebut bisa bertambah parah seiring berjalannya waktu.

Beberapa gangguan pada sistem ekskresi manusia yang bisa sangat berbahaya adalah batu ginjal, penyakit kuning, diabetes melitus, biang keringat, albuminuria, nefritis, infeksi saluran kemih, dan lainnya.

Gangguan atau penyakit pada sistem ekskresi tersebut tentu saja bisa menyerang siapa saja dan tidak pandang bulu. Seperti jenis penyakit lainnya, gangguan pada sistem eksresi ini dapat terjadi karena kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk tersebut seperti kurang minum air putih, tidak memakan makanan yang bergizi, terlalu banyak memakan makanan mengandung pengawet, jarang berolahraga, dan masih yang lainnya.

Apabila sistem ekskresi pada manusia mengalami gangguan, maka kinerjanya juga tidak akan maksimal. Oleh karena itu, kita harus melakukan gaya hidup sehat untuk menjaga sistem ekskresi pada tubuh. (R10/HR-Online)